Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Target Produksi Jagung 2011 Capai 197.488 ton
18 February 2011 [ 81 views ]

Sumber: http://beritadaerah.com (18/02/2011).

(Berita Daerah-Nasional), Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah manargetkan produksi jagung pada musim panen 2011 minimal bisa mencapai 197.488 ton.

Kepala Dinas Pertanian setempat Abdullah Kawulusan di Palu, Jumat, mengatakan, target produksi jagung sebanyak itu naik dibandingkan tahun 2010 yang hanya 171.180 ton, tetapi realisasi mencapai 195.879 ton.

“Kita berharap pada musim panen 2011 ini lebih besar dari sebelumnya,” katanya.

Luas areal panen jagung di Sulteng pada 2010 sekitar 47.898 hektare dan pada 2011 ini diharapkan bertambah menjadi 49.893 hektare. Luas areal panen tersebut tersebar di 10 kabupaten dan Kota Palu.

Secara rinci, sasaran luas areal panen jagung terbesar pada tahun ini di Kabupaten Tojo Una-Una seluas 14.198 hektare dengan target produksi mencapai 52.798 ton, Kabupaten Sigi 7.876 hektare (32.301 ton), Kabupaten Parigi Moutong 5.499 hektare (22.309 ton), Kabupaten Donggala 5.232 hektare (21.658 ton”, dan Kabupaten Banggai 4.720 hektare (17.700 ton).

Berikutnya, Kabupaten Buol seluas 4.270 hektare (14.620 ton), Kabupaten Poso 3.668 hektare (12.540 ton), Kabupaten Morowali 3.211 hektare (10.878 ton), Kabupaten Tolitoli 1.303 hektare (4.306 ton), Kabupaten Banggai Kepulauan 1.370 hektare (4.202 ton), dan Kota Palu 1.173 hektare (4.175 ton).

Sementara total luas areal potensi lahan kering di Sulteng sampai saat ini untuk pengembangan berbagai jenis tanaman pangan dan palawija, termasuk jagung mencapai 596.315 hekatre.

“Jadi luas areal potensi lahan kering di Sulteng yang hingga kini belum dimanfaatkan masih cukup besar,” katanya.

Karena itu, pemerintah melalui Dinas Pertanian setiap tahunnya terus berusaha untuk meningkatkan luas dan produksi tanaman jagung di daerah itu. Apalagi harga komoditas pertanian, termasuk jagung di pasaran lokal terus membaik.

Sejumlah pedagang di Palu mengaku harga jagung di pasaran saat ini cukup bagus. “Dulu harga jagung hanya berkisar Rp1.000 sampai Rp1.500 per kg. Tapi sekarang ini harga jagung pipilan mencapai Rp3.500 per kg,” kata Duha (45), seorang pedagang jagung di kawasan pasar Masomba.

Ia juga menambahkan, permintaan masyarakat cenderung meningkat, sementara stok jagung relatif kurang.

(jh/JH/bd-ant)

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856