Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Setelah Labangka, Utan Sentra Jagung Sumbawa
11 July 2011 [ 53 views ]

Sumber : http://www.sumbawakab.go.id (12/07/2011)

Lebangka kini tidak lagi mejadi satu-satunya kecamatan yang menjadi sentra jagung di Kabupaten Sumbawa. Pasalnya Kecamatan Utan telah di tetapkan menjadi daerah sentra produksi jagung.

Kepala Dinas Pertanian, Ir. Thalifuddin M.Si , mengakui hal itu. Di daerah tersebut ungkap Thalif, penanaman jagung dilakukan di lahan seluas 2000 hektar dan kondisi saat ini sangat bagus dan diperkirakan panen raya akan digelar akhir Juli atau awal Agustus 2011 mendatang. Untuk produksi jagung yang sudah berlangsung selama 2 tahun telah mencapai 7 hingga 10 ton per hektar, katanya.

Mengenai pemasaran, Thalif mengakui sejauh ini Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa sedang menjalin komunikasi dengan I-Pasar (pasar online), sebuah pusat pemasaran peroduksi pertanian yang dilakukan melaui internet untuk memfasilitasi pemasaran jagung Sumbawa  dengan harga yang layak.

Minggu depan Direktur pemasaran I-Pasar akan datang ke Sumbawa untuk melihat langsung hasil produksi hasil jagung Sumbawa terutama jagung yang berasal dari Utan, jelasnya.

Komoditas jagung sumbawa ini kata Thalif, akan dimanfaatkan sebagai bahan pakan dan keperluan lainnya dengan sasaran  pemasaran ke Surabaya dan Jakarta.

Harga jagung di pasaran untuk semantara ini Rp2.200 per kilogram dengan kriteria kadar air sekitar 20 persen, sementara harga pasar jagung dunia meningkat mencapai 4000 per kilo.

Untuk diketahui kata Thalif, keberhasilan produksi jagung di kecamatan Utan tidak lepas dari dari kiprah dan kreatifitas camat setempat Tajuddin SH yang sebelumnya telah mengembangkan jagung di kecamatan Lebangka.

Keberhasilan ini jelasnya berawal pada tahun 2008 lalu, kecamatan utan dijadikan sebagai  sebagai pilot project jagung SLPTT (Sekolah Lapang Pengelola Tanaman Terpadu) Pusat, dan mendapat bantuan benih dengan luas lahan 700 hektar. Dalam perjalanan wakru berkembang menjadi 2000 hektar.

Adapun jagung yang ditanam yakni jagung jenis Hibrida, MC7, Bisi, SHS, Pioner,  semuanya jagung yang dimanfaatkan untuk pakan ternak, imbuhnya.

Kedepan kata Thalif, melalui program Dinas Pertanian akan mengembangkan jagung secara besar-besaran karena potensi jagung di Sumbawa sangat bik, demikian juga dengan harganya yang dapat mempercepat peningkatan pendapan petani di Sumbawa. Sumber : Admin-HU.GaungNTB

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856