Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Pessel Kembangkan Tanaman Jagung Seluas 9.450 Hektar
27 October 2011 [ 24 views ]

Sumber : http://padang-today.com (26/10/2011)

Untuk meningkatkan pendapatan masyaralat petani di kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pemerintah pusat melalui dana APBN perubahan tahun 2011 menyalurkan bantuanya kepada masyarakat dalam bentuk benih jagung hibrida.

Bantuan ini akan dikembangkan pada lahan seluas 6.200 hektar, berdasarkan luas ini, sehingga Pessel dikategorikan sebagai salah satu daerah penerima bantuan benih jagung hibrida terbesar di Sumbar. Sebab jumlah bantuan yang masuk ke Sumbar tahun ini melalui APBN perubahan seluas 18.000 hektar, dari jumlah ini sebanyak 6.200 hektar di peruntukan bagi masyarakat di Pesisir selatan.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura Perkebunan dan Peternakan (Pertaholbunnak) Pesisir Selatan, Afrizon Nazar, menjelaskan kemarin, bantuan benih jagung himbrida ini akan dikembangkan pada 9 kecamatan dari 12 kecamatan yang ada di Pessel.

“Melalui APBN 2011, Pessel telah mendapatkan bantuan bibit jagung hibrida untuk 3.250 hektar, jumlah ini kembali bertambah pada APBN perubahan sebanyak 6.200 hektar lagi. Bantuan APBN seluas 3.250 hektar itu, dikembangkan melalui Sekolah Lapang Pengelolaan Tanam Terpadu (SLPTT) sebanyak 1.350 hektar. Non SLPTT seluas 1.900 hektar pula. Sedangkan luas potensi pengembanganya mencapai 17.500 hektar. Dengan penambahan bantuan melalui APBN perubahan itu, maka ini bisa lebih dikembaangkan lagi pada kecamatan yang memiliki potensi kesuburan lahan yang terdapat di sembilan kecamatan,” terangnya.

Diambahkanya, berdasarkan kesuburan lahan yang dimiliki olh Pesisir selatan (Pessel) ternyata potensi produksinya bisa mencapai 8 ton per hektar. Jika luas 17.500 hektar itu dapat tertanami, maka sekali panen diprediksi produksi jagung Pesisir Selatan bisa mancapai 180.000 ton.

” Sekarang Pessel telah bisa mengmbangkan tanaman jagun ini pada lahan seluas 9.450 hektar melalui bantuan pusat dan APBD kabupaten, sebab tahun ini melalui APBD kabupaten yang didanai ada seluas 450 hektar pula,” terangnya.

melalui pendanaan APBD kabupaten tahun 2011 ini, Dinas Pertaholbunnnak Pessel mengembangkanya pada dua kegiatan. Diantaranya melalui gerakan
penyejahteraan petani (GPP) sebanyak 75 Hektar dan Kawasan Pengembangan Jagung (KPJ) seluas 375 Hektar pula.

Walau fokus pengemabangan jagung ini dilakukan pada 9 kecamatan, namun pengembanganya tetap dilakukan pada 12 kecamatan bila memang dibutuhkan. Sedangkan tiga kecamatan seperti Pancung Soal, Basa IV Balai Tapan dan Lunang Silaut dijadikan sebagai sentra komoditi unggulan unggulan

” Luas pengembangan jagung hibrida melalui APBN Perubahan pada masing-masing kecamatan itu disesuikan berdasarkan potensi dan kebutuhan, diantaranya, Lunang Silaut 1.750 hektar, Basa Ampek Balai 1000 hektar, Pancung Soal 500 hektar, Linggo Sari Banganti 1.250 hektar, Ranah Pesisir 650 hektar, Lengayang 400 hektar, Sutera 350 hektar, IV Jurai 200 hektar dan Bayang sebanyak 100 hektar pula, dengan jadwal tanam Oktober dan November tahun ini,” jelasnya.

Diharapkan melalui bantuan ini Pesisir Selatan (Pessel) bisa menjadi sentra jagung bagi Sumbar pada masa datang. Sebab permintaan pasar dan jaminan harganya cukup bagus demi meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat petani.

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856