Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 3.900 (15%) ; Rp. 3.850 (16%)

Lampung
Rp. 3.725 (15%) ; Rp. 3.625 (17%)

Balaraja
Rp. 4.000 (15%)

Cirebon
Rp. 3.750 (15%) ; Rp. 3.650  (17%)

Semarang
Rp. 3.700 (15%) ; Rp. 3.600  (17%)

Surabaya
Rp. 3.600 (15%) ; Rp. 3.500  (17%)

Makasar
Rp. 3.650 (15%) ; Rp. 3.350  (17%)

Last Update 14 December 2017
Saham BISI

1.790

Last Update 15 December 2017
Perhutani KPH Tuban Gelar Panen Raya Jagung Hibrida BISI-18
17 March 2016 [ 97 views ]

Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tuban, melaksanakan kegiatan panen raya jagung hibrida BISI-18 pada Rabu (16/3/16). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Petak 56-G Ngembes Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Plumpang, KPH Tuban yang berada di Desa Ngino, Kecamatan Semanding. Dalam acara tersebut, turut hadir Kepala Bappeda Mustarikah mewakili Bupati, Cancoko perwakilan dari DPRD Tuban beserta undangan yang hadir dari KPH Jatirogo, Parengan serta undangan dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Administratur (Adm) Perum Perhutani KPH Tuban, Riyanto Yudotomo mengatakan, bahwa acara panen raya ini adalah untuk mendukung gerakan masyarakat tani yang dalam hal ini telah melaksanakan panen raya jagung. Semua elemen harus mendukung kegiatan dari pemerintah ini, yaitu tentang ketahanan pangan sehingga produksi tanaman pertanian bisa lebih baik.

Panen-Jagung-tuban

“Perhutani akan tetap mendukung kegiatan dari pemerintah ini, ini adalah sebagai bentuk dukungan dengan cara kita memberikan lahan yang digarap oleh petani tanpa meminta hasil sedikitpun,” katanya.

Riyanto menambahkan, masyarakat harus mengetahui bagaimana mekanisme yang telah menjadi kesepakatan penggunaan tanah perhutani ini, dalam bahasa masyarakat petani biasanya tanah ini disebut dengan tanah pesanggem. Tidak ada sedikit pun biaya yang dibebankan kepada petani dalam menggunakan lahan ini.

“Justru kita mengusahakan segala kebutuhannya, semisal ada bantuan pupuk atau bibit kita akan usahakan agar petani bisa mendapatkannya, sehingga untuk saat ini panen raya bisa dinikmati secara bersama,” jelas Riyanto pada acara yang juga dihadiri PT. BISI Internasional Tbk, Perwakilan dari Bulog, dan juga Kabiro pembinaan hutan dan sosial, Divre Perhutani Jatim Susilo Budi Wacono.

Manager pemasaran PT Bisi Internasional Tbk, Chabib Achmadi mengatakan, lahan perhutani di Tuban ini sangat produktif, sebab bisa dilihat dengan tumbuhnya jagung super hibrida BISI-18 dalam panen raya kali ini, terlihat jagungnya sangat besar-besar dan kualitasnya bagus.

“Saat ini kita sudah menebar benih jagung hibrida BISI sekitar 3800 Ha diatas lahan, diperkirakan pada lahan perhutani ini untuk per hektarnya akan menghasilkan panen 6-7 ton jagung,” katanya.

Sementara itu, Adminstratur KPH Perhutani tuban, Riyanto Yudotomo juga mengatakan hal senada, diperkirakan lahan perhutani ini bisa mencapai panen untuk per hektarnya antara 6-7 ton jagung, bahkan bisa juga berpotensi hingga 12 ton tergantung pertumbuhan jagungnya juga.

“Tinggal dilihat saja hasil panennya, karena seperti kita ketahui bersama bahwa kualitas jagungnya kan sangat bagus dan ukurannya besar-besar, nantinya kan akan berpengaruh untuk hasil panennya,” jelasnya.

Diketahui, bahwa lahan perhutani KPH Tuban yang disiapkan untuk bertanam jagung ini diperkirakan mencapai 11 ribu Hektar.

Sumber : http://bloktuban.com (16/03/2016)

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856