Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Perbup Jagung Digodok
23 April 2011 [ 25 views ]

Sumber: http://www.lombokpost.co.id (23/04/2011).

SELONG- Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), menggodok peraturan bupati (perbup) tentang jagung.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Bupati Lotim HM Sukiman Azmy yang akan menetapkan harga jagung. “Perbup itu masih dalam tahap penyusunan,” kata Kepala Distanak Lotim L Khalid Tarmizi, kemarin.
Mantan Kepala Bappeda Loti mini menjelaskan, sesuai arahan bupati, dalam perbup itu akan diatur harga standar untuk jagung.
Untuk jagung tongkolan dipatok dengan harga Rp 1.100 per kilo gram. Sedangkan untuk jagung kering pipilan dipatok dengan harga Rp 2.200 per kilo gram. “Walaupun belum dikeluarkan perbup, saat ini harga sudah naik. Untuk jagung kering pipilan di tingkat pengecer harganya sudah menembus Rp 2.900 per kilo gram,” ungkapnya.

Ditegaskan, perbup ini dibuat untuk memberikan ketenangan kepada petani. Supaya tidak takut menanam jagung. Karena sebelumnya, Pemkab Lotim juga telah bekerjasama dengan PT iPasar. “Nanti, kalau harga jagung jatuh maka PT iPasar siap menampungnya,” ujarnya.

Berdasarkan data, areal untuk menanam jagung seluas 17 ribu hektare (ha). Sedangkan hasil produksi untuk jagung kering pipilan sebanyak 4 ton/ha.
Jika dikalkulasikan produksi jagung kering pipilan setiap tahun diperkirakan sebanyak 80 ribu ton. “Namun kami menargetkan tahun ini produksi jagung sebanyak 22 ribu ton,” ungkapnya.

Menurutnya, minat petani menanam jagung sudah cukup tinggi. Sebelumnya, minat petani sempat menurun karena harga yang kurang stabil.
Bahkan banyak petani yang meminta bantuan bibit kepada Distanak. “Kami akan usahakan mencari bibit dari Cadangan Bibit Nasional (CBN),” kilah Khalid.
Di Gumi Selaparang ada beberapa kecamatan sebagai sentra penanaman jagung. Diantaranya, Aikmel, Suela, Wanasaba, Pringgabaya, Sambelia, dan Suela. “Bahkan di selatan banyak juga petani yang beralih menanam jagung,” ungkapnya.

Zainul, salah seorang petani asal Pringgabaya menyambut baik dibuatnya Perbup Jagung ini. Karena sebelumnya banyak sekali pihak yang sering mempermainkan harga.
Menurutnya, hal itulah yang menyebabkan petani sering takut menanam jagung. “Dengan adanya perbup dan PT iPasar, keyakinan kami akan bertambah untuk menanam jagung,” tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Lotim HM Sukiman Azmy juga berharap para petani bisa kembali menanam jagung. Karena saat ini banyak sekali investor yang tertarik menerima jagung petani Lotim.
Namun Pemkab Lotim telah menetapkan untuk bekerjasama dengan PT iPasar. “Berapapun jagung yang dihasilkan petani, akan siap ditampung PT iPasar. Harganya juga dijamin tepat sesuai kualitas jagungnya,” tegasnya. (rur)

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856