Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 3.900 (15%) ; Rp. 3.850 (16%)

Lampung
Rp. 3.725 (15%) ; Rp. 3.625 (17%)

Balaraja
Rp. 4.000 (15%)

Cirebon
Rp. 3.750 (15%) ; Rp. 3.650  (17%)

Semarang
Rp. 3.700 (15%) ; Rp. 3.600  (17%)

Surabaya
Rp. 3.600 (15%) ; Rp. 3.500  (17%)

Makasar
Rp. 3.650 (15%) ; Rp. 3.350  (17%)

Last Update 14 December 2017
Saham BISI

1.790

Last Update 15 December 2017
Pencanangan Tanam Jagung di Kab.Sumedang untuk Swasembada Pangan
7 February 2015 [ 90 views ]

Pemerintah Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Kodim 0610 Sumedang mencanangkan kegiatan Penanaman Jagung dalam rangka mewujudkan swasembada pangan yang dipusatkan di lapang Boka Dusun Bogeg Desa Gunturmekar Kecamatan Tanjungkerta, Kamis (5/2).

150205172705-pemerintah-dan-tni-canangkan-penanaman-jagung

Pencanangan ditandai dengan penandatanganan MoU Kerja Sama Ketahanan Pangan Terpadu di Kabupaten Sumedang oleh Sekretaris Daerah H Zaenal Alimin yang mewakili Bupati Sumedang dan Dandim 0610 F X Sri Wellyanto. Dilangsungkan pula penyerahan bibit jagung, pupuk, dan pestisida kepada kelompok tani setempat dan anggota TNI yang dilanjutkan dengan penanaman bibit jagung hibrida bertonggol dua (BISI-2) di sekitar lokasi pencanangan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan tamu undangan.

pencanangan tanam jagung 3

Kegiatan yang juga dinamai Serbuan Teritorial Kodim 0610 dalam rangka Ketahanan Pangan Terpadu tersebut selain dihadiri oleh Sekda dan Dandim, dihadiri pula oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPMPT) Jawa Barat Nandang Sunandar, anggota DPRD Titus Diah dan Edi Askhari, Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Yosep Suhayat, Danyon 301 Prabu Kian Santang Mahfud As’at, Dansubdenpom III/2-1 Sumedang Canrudi, para Camat, Danramil, dan Kepala UPTD Pertanian se-Kabupaten Sumedang, para penyuluh, dan para Ketua beserta anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kecamatan Tanjungkerta.

pencanangan tanam jagung 10

Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Yosep Suhayat dalam laporannya menyampaikan, penacanangan swasembada pangan nasional tahun 2017 oleh Presiden RI harus menjadi tujuan dasar dilaksanakannya kegiatan tersebut. “Semua pihak termasuk unsur TNI dilibatkan dalam pendampingan usaha tersebut, khususnya dalam komoditas padi, jagung, kedelai, daging, dan gula,” terangnya.

Pada tahun 2015 Kabupaten Sumedang diharapkan memberikan kontribusi produksi sebanyak 81 ribu pipilan kering jagung. Hasil tersebut didapat dari sasaran panen seluas ± 13 ribu hektar. “Adapun sentra pengembangan jagung di Kabupaten Sumedang adalah Kecamatan Cibugel, Jatinunggal, Wado, Tanjungkerta, Tanjungmedar dan Cimanggung,” imbuh Kadis.

Dikatakan olehnya, pencanangan dimaksudkan untuk mensosialisaikan pendampingan TNI dalam menunjang swasembad pangan di Kabupaten Sumedang. “Lahan tanam khusus di lokasi pencanangan seluas 3 hektar yang dikerjakan oleh dua Kelompok Tani yaitu Sinar Barokah dan Boka Mekar,” masih kata Kadis.

Kepala BPMPT Jawa Barat nandang Sunandar menyampaikan, walaupun ketahanan pangan di Kabupaten Sumedang dikatakan aman bahkan mencapai surplus, namun diharapkan tetap memberikan kontribusinya untuk produksi nasional. “Untuk menjadikan NKRI berdaulat pangan, kita butuhkan kontribusi sekecil apapun dari tiap daerah termasuk Sumedang. Bahkan tahun ini Jawa Barat menargetkan juara produksi padi nasional,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pelibatan unsur TNI melalui kegiatan pendampingan di lapangan diharapkan akan turut mendongkrak produksi pangan nasional. “Saya bersyukur bisa berada di antara orang-orang lapangan. Baik itu para petani, penyuluh, dan Babinsa. Ini bentuk dukungan yang sangat saya harapkan,” ujarnya.

Kepada para petani ia berpesan agar bisa menerima dan menjalankan apa yang disampaikan oleh para penyuluh lapangan. Begitu juga kepada para Babinsa, ia berpesan agar bekerja sama dengan PPL khususnya dalam memahami budi daya tanam dan teknologi pertanian. “Ada 10 gerakan yang harus dikerjasamakan antara Babinsa dan PPL di lapangan. Nanti akan saya sampaikan secara khusus. Yang penting semua kompak dulu,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan rasa bangganya karena penerapan teknologi Jajar Legowo sudah banyak diadopsi oleh para petani di Kabupaten Sumedang. “Ketika melewati Majalengka, walaupun jalan-jalannya mulus tetapi pesawahan di kanan kirinya tidak ada Jajar Legowo. Beda dengan Sumedang. Meski jalan-jalannya tidak semulus Majalengka, tapi pemandangan sawahnya enak karena sudah banyak Jajar Legowo,” imbuhnya sambil diikuti tawa hadirin.

Bupati H Ade Irawan dalam sambutannya yang dibacakan Sekda H Zaenal Alimin MM menyampaikan terima kasih kepada segenap jajaran keluarga besar TNI yang bertugas diwilayah hukum Sumedang atas berbagai usaha dan kerjasamanya turut berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan produksi pertanian khususnya jagung yang pada gilirannya akan turut mempercepat pencapaian program ketahanan pangan nasional. “Ucapan yang sama juga saya sampaikan kepada seluruh aparatur dinas/instansi terkait yang telah memberikan fasilitasi serta mediasi dalam bentuk bimbingan, penyuluhan maupun pengarahan kepada para petani,” ujarnya.

Sumber : http://www.setda.sumedangkab.go.id (06/02/2015)

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856