Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Pak Sahri “cocok untuk cuaca probolinggo”
8 November 2010 [ 71 views ]

Didera oleh kondisi alam yang kurang menguntungkan, curah hujan yang tinggi, penyakit bulai yang mewabah, ternyata BISI-816 memberikan keuntungan yang lebih baik dibanding jagung varietas lainnya. Begitulah ungkapan Pak Sahri, seorang pedagang penebas jagung di Kecamatan Kedupok Kabupaten Probolinggo, “kalo sekarang gak ada BISI-816 gagal panenlah probolinggo, putih kabeh” tegasnya.

Pak Sahri yang setiap tahunnya bisa mengirim jagung ke pabrik sebanyak 200 truk atau sekitar 1.500 ton jagung pipil kering, selalu membandingkan jagung yang ditanam petani agar mendapatkan jagung yang baik dan pastinya menguntungkan, dan dia mendapatkan bahwa jagung BISI-816 adalah jagung yang cocok ditanam di probolinggo. Kata pedagang-pedagang disini, ujarnya “BISI-816 cocok untuk cuaca probolinggo”, karena yang jelas selain tahan putih (bulai), juga rendemennya tidak kalah dengan varietas yang sebelumnya popular, jadi lebih terjamin nanem BISI-816.

Sekarang serangan penyakit bulai sudah semakin tinggi, karena itu dia menyarankan pada petani-petani yang menjadi langganannya untuk tanam BISI-816, “saya yang kampanye (BISI-816) disini” katanya dengan bangga, karena kalo tidak ada jagung yang dipanen dia juga rugi, begitu alasannya. “kalo BISI-816 aja lebih putih, apalagi yang lain, gak kuat sudah, lebih baik gak nanem, tidur aja” begitu ujarnya dengan antusias ketika cerita cara dia mengkampanyekan ke petani-petani.

Pengalaman Pak Sahri sendiri tentang BISI-816, panenan yang di desa Kareng Lor, dengan benih sebanyak 7 kilogram bisa mendapatkan 3,4 ton pipil jagung kering (kadar air 17%). Ini lebih tinggi dari biasanya, “perkiraan saya 2,4 ton, eh ternyata bisa metu (keluar) hasil 3,4 ton. Itupun sudah diambil beberapa sama petani (karena dibuat acara FFD). Saya ya untung banyak”.  Biasanya jagung pada kondisi seperti ini rata-rata panennya sekitar 2 ton atau paling tinggi 2,4 ton, itupun kalo tidak ada penyakit, jelasnya. Itulah alasan utama Pak Sahri untuk terus menganjurkan petani-petani di probolinggo untuk tanam jagung BISI-816.

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856