Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Lampung Utara Pacu Jagung 6,5 Ton/Ha
5 March 2011 [ 65 views ]

Sumber: http://hkti.org (05/03/2011).

Pemkab Lampung Utara menargetkan kenaikan produksi komoditas itu sebanyak 10% per hektare, yakni jika rata-rata hasil panen 5—5,5 ton meningkat menjadi 6—6,5 ton, atau 0,5—1 ton per hektare. Untuk mencapai target tersebut, petani dianjurkan menggunakan bibit unggul dan pemupukan berimbang. Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung Bihikmi Soefian pada acara pencanangan peningkatan produktivitas hasil panen jagung 2011, menjelaskan upaya peningkatan produktivitas jagung di Lampura merupakan program provinsi untuk mendukung peningkatan produksi jagung skala nasional.

Khususnya memenuhi bahan baku pembuatan pakan ternak sekaligus untuk memenuhi bahan pangan pengganti selain beras. Untuk merealisasikannya, petani diharapkan menggunakan benih varietas unggul hibrida yang ditunjang dengan pemupukan berimbang antara pupuk organik dan anorganik.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lampung Utara Rendra Yusfie mengemukakan berdasarkan data angka sementara dari Provinsi Lampung tahun 2010, tingkat produktivitas jagung di Lampura naik 49,59% atau naik 73.583 ton dari total 214.327 ton. Dibanding tahun 2009 lalu yang hanya masuk kisaran 140.744 ton, tingkat produktivitas ini masih dapat dipacu. Karena berdasarkan hitungan, luas areal jagung di Lampung Utara pada 2010 mencapai 37.465 ha.

Bila dikalkulasi dengan produktivitas jagung yang ada, rata-rata per hektare luas areal jagung menghasilkan panen 5—5,5 ton. Kemudian dapat ditingkatkan menjadi 0,5—1 ton per hektare. Menurut Rendra, meningkatkan produktivitas hasil panen jagung melalui perluasan areal tanam di Lampung Utara, sulit dilakukan. Upaya yang dapat dilakukan, yakni menerapkan tata cara bercocok tanam yang baik sehingga hasil panen petani meningkat menjadi 6—6,5 ton per hektare. “Ini dimulai dari pemilihan benih, perawatan, pemupukan, dan pascapanen,” ujarnya.

Kepala Seksi Produksi dan Pengembangan Tanaman Pangan Murdoko menambahkan hal yang tak kalah penting dilakukan oleh Dinas Pertanian guna menyukseskan program peningkatan produktivitas panen jagung adalah melakukan koordinasi antara instansi, penyuluh, dan petani. Hal ini untuk mempercepat penerapan teknologi budi daya jagung terbaru oleh petani.

Hal ini dimaksudkan agar keterampilan petani dalam upaya mengelola usaha taninya juga meningkat. Upaya peningkatan produktivitas jagung tidak dapat berjalan maksimal bila tidak ada keterpaduan dan koordinasi yang baik antara petani, penyuluh, dan petugas dari instansi terkait.

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856