Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Lampung Timur Butuh Investor Pengolahan Jagung
21 December 2011 [ 94 views ]

Sumber : new.beritadaerah.com (20/12/2011)

(Berita Daerah-Sumatera) Pemerintah Kabupaten Lampung Timur membutuhkan investor yang berminat menanamkan modalnya pada sektor industri pengolahan komoditas jagung di daerah itu.

“Produksi jagung mencapai 400.000 ton per tahun sehingga membutuhkan industri pengolah skala besar di daerah ini,” kata Kepala Kantor Penanaman Modal Kabupaten Lampung Timur, Mulyanda, di Sukadana, Selasa.

Ia mengatakan, selama ini sebagaian produksi jagung di daerah itu diserap luar daerah karena di industri dalam daerah belum sebanding dengan besarnya produksi yang ada saat ini.

Ia menjelaskan, dari 24 kecamatan se-Lampung Timur merupakan daerah berbasis komoditas jagung sehingga membutuhkan adanya industri hilir yang mengolah menjadi produk turunan seperti pakan ternak, tepung, pupuk orgnik, dan minyak jagung.

Kemudian, dengan adanya industri pengolah jagung ini mampu menyerap tenaga kerja dalam daerah dan berdampak pada menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan penduduk sekitar.

“Keberadaan industri pengolah jagung juga dapat menjaga stabilitas harga jagung dalam daerah,” katanya.

Menurutnya, komoditas jagung ini merupakan andalan petani dan pemerintah perlu mendukung dengan mendatangkan investor yang berminat menanamkan modal pada sektor tersebut.

Selain industri pengolahan jagung, pemkab juga membutuhkan investor yang bergerak pada bidang pengembangan teknologi pertanian agar produksi jagung petani lebih optimal dan berkualitas.

“Petani membutuhkan dukungan pupuk, alat pertanian dan obat-obatan untuk mendukung peningkatan produksi jagung,” imbuhnya.

Selanjutnya, petani juga membutuhkan kemudahan modal dari sebuah lembaga keuangan agar dapat meningkatkan produksi jagung karena selama ini kesulitan modal menjadi kendala utama.

“Kami harap petani secara bertahap mendapatkan kemudahan-kemudahan untuk meningkatkan produksi jagung,” katanya.

Ia menambahkan upaya-upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejehtaraan petani jagung dan akan berdampak pada pembangunan daerah melalui sektor pertanian. (dn/DN/bd-ant)

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856