Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Konsisten Tumbuh, BISI Menangkan BI AWARDS 2017
17 May 2017 [ 55 views ]

Konsisten dan terus tumbuh. Itulah yang berhasil dibuktikan PT BISI International, Tbk. di tengah tantangan gejolak ekonomi global hingga berbuah penghargaan di ajang Bisnis Indonesia Award 2017.

Sebagai salah satu emiten di sektor pertanian, kinerja dan konsistensi PT BISI International, Tbk. dalam beberapa tahun terakhir kembali membukukan prestasi. Kali ini, di ajang Bisnis Indonesia Award (BIA) 2017, emiten berkode saham BISI itu berhasil meraih penghargaan sebagai emiten terbaik kategori pertanian.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika (JAG) Dorothea Samola dan diterima langsung oleh Direktur PT BISI Setiadi Setiokusumo di Dian Ballroom, Raffles Hotel, Jakarta (15/5). Acara anugerah tahunan dari harian Bisnis Indonesia tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida.

Dalam ajang tersebut, BISI bersaing dengan enam emiten pertanian lain yang masuk nominasi, yaitu PT Astra Agro Lestari, Tbk., PT Dharma Samudera Finishing Industries, Tbk., PT Sampoerna Agro, Tbk., PT Sawit Sumbermas Sarana, Tbk., PT Smart, Tbk., dan PT Tunas Baru Lampung, Tbk.. Lantaran memiliki kinerja yang baik dan pertumbuhan perusahaan yang lebih konsisten, PT BISI terpilih sebagai emiten terbaik.

Menurut Setiadi Setiokusumo, Direktur PT BISI, penghargaan tersebut menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi perusahaan. “Tentunya sangat membanggakan. BISI terpilih menjadi yang terbaik dari enam perusahaan besar lain yang masuk nominasi. Ini juga tidak lepas dari kerja keras seluruh elemen perusahaan sehingga bisa menghasilkan kinerja keuangan yang luar biasa dan berkontribusi positif terhadap kemajuan pertanian dan pencapaian swasembada pangan di Indonesia,” ujarnya.

Di tengah tantangan gejolak ekonomi global saat ini, produsen benih, pestisida, dan pupuk terkemuka di Indonesia itu mampu menjaga kinerjanya dan membukukan kenaikan penjualan bersih secara konsisten dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2014, BISI membukukan penjualan senilai Rp1,15 triliun. Kemudian di tahun 2015 dan 2016 penjualannya masing-masing melonjak menjadi 1,43 triliun dan 1,85 triliun.

Kenaikan penjualan yang konsisten tersebut turut diikuti dengan kenaikan laba bersih perseroan. Dimana pada tahun 2014, perusahaan yang berkantor pusat di Sidoarjo, Jawa Timur ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp164,94 miliar. Laba bersih tersebut kembali terkerek naik pada tahun 2015 menjadi Rp263,92 miliar, dan menjadi Rp336,14 miliar pada tahun 2016.

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo saat memberikan sambutan di malam penganugerahan BIA 2017 mengatakan, ajang ini merupakan sebuah apresiasi dan penghargaan yang bertujuan untuk memicu dan memacu perusahaan untuk terus bertumbuh agar memberikan kontribusi dan sumbangan berharga terhadap kemajuan bangsa.

“Kami harap ada sinergi yang paling bagus membangun negara kita, sejahterakan rakyat Indonesia. Presiden mengatakan kontribusi sinergi dan peran swasta ditunggu. Dengan demikian, penerima award menjadi bagian kunci kesuksesan membangun bangsa,” papar Mardiasmo.

Ajang Bisnis Indonesia Award kali ini menjadi yang ke-15 kalinya digelar. Agenda tahunan yang digelar oleh koran bisnis terbitan PT Jurnalindo Aksara Grafika (JAG) itu merupakan bentuk apresiasi kepada korporasi yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Hery Trianto, dengan mengusung tema “Konsisten Bertumbuh: Menjaga Momentum di Tengah Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA)”, maka apresiasi tertinggi diberikan kepada perusahaan yang tetap mampu membukukan pertumbuhan yang baik dan konsisten di tengah tantangan ekonomi global saat ini.

“Hal ini juga sejalan dengan penetapan tema pemerintah untuk tahun 2017 sebagai Tahun Ekspansi,” terang Hery Trianto sebagaimana dimuat dalam laman financial.bisnis.com (15/5/2017).

Dalam penilaiannya sendiri, lanjut Hery, Bisnis Indonesia selalu membentuk panel dewan juri independen yang berpengalaman panjang dan berpengetahuan luas terkait dengan pasar modal dan dunia finansial.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri BIA 2017 Prof. Roy Sembel dalam sambutannya menjelaskan bahwa proses penilain perusahaan dalam ajang BIA 2017 sangat selektif dan ketat. Poin pertama yang dilihat adalah pertumbuhan aset dan laba bersih perusahaan.

“Dalam proses penjurian, ada beberapa hal yang menarik. Salah satunya, saya memberikan filosofi seperti kalau seekor lumba-lumba dinilai kehebatannya lewat memanjat pohon, maka lumba-lumba itu akan tampak bodoh,” terang Roy.

BIA tahun ini mengusung empat kategori penghargaan, yaitu: pertama, Emiten atau pelaku pasar modal secara sektoral mulai dari pertanian, pertambangan, industri dasar dan kimia, aneka industri, industri barang konsumsi, property dan realestate, infrastruktur, utilitas, dan transportasi, perdagangan, jasa dan investasi.

Kedua, kategori Perbankan/Keuangan yang meliputi kelompok Bank Pembangunan Daerah (BPD), bank devisa, bank non devisa, multifinance, dan bank persero. Ketiga, kategori Best CEO 2017. Keempat, Penghargaan Khusus.

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856