Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.200 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.000 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Semarang
Rp. 3.975 (15%) ; Rp. 3.850  (17%)

Surabaya
Rp. 3.900 (15%) ; Rp. 3.800  (17%)

Makasar
Rp. 4.000 (15%) ; Rp. 3.700  (17%)

Last Update 8 November 2017
Saham BISI

1.685

Last Update 23 November 2017
Kinerja Ciamik, BISI Raih Infobank Award 2017
30 January 2017 [ 0 views ]

Meskipun ekonomi global melambat, namun PT BISI International, Tbk. mampu mencatatkan pertumbuhan yang baik. Hingga akhirnya menjadi salah satu dari 100 perusahaan yang pertumbuhannya tercepat di Indonesia untuk sektor pertanian.

PT BISI International, Tbk. (BISI) membuka tahun 2017 dengan sebuah penghargaan yang membanggakan. Di ajang Infobank 100 Fastest Growing Company Awards 2017, produsen benih, pupuk, dan pestisida terkemuka di Indonesia ini meraih penghargaan sebagai salah satu perusahaan yang memiliki pertumbuhan tercepat di sektor pertanian.

Penghargaan dari majalah perbankan tertua di Indonesia, Infobank, tersebut diterima langsung oleh Direktur BISI Setiadi Setiokusumo di Hotel Le Meridien, Jakarta (26/1/2017). Penghargaan tahunan yang terfokus pada penilaian kinerja perusahaan ini menjadi yang pertama diterima BISI.

Menurut Setiadi, penghargaan tersebut sangat membanggakan. Pasalnya, di tengah kondisi ekonomi dunia yang sedang melemah dan tidak menentu, BISI mampu mencatatkan pertumbuhan yang ciamik, selalu di atas 20%. Dan di tahun 2016 lalu, pertumbuhan penjualan perusahaan yang berkantor pusat di Sidoarjo ini mencapai 28%, tertinggi dalam lima tahun terakhir.

“Yang pasti kita semua merasa bangga dengan penghargaan ini. Di tengah kondisi ekonomi dunia yang tidak menentu dan melemah, BISI masih bisa growing, bahkan pertumbuhannya dinilai tercepat selama lima tahun terakhir,” ujar Setiadi.

Dalam acara tersebut, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyempatkan diri hadir langsung untuk membuka acara sekaligus menjadi pembicara. Menurut Darmin, Indonesia telah berhasil memperbaiki peringkat kemudahan berusaha atau ease of doing business (EODB), dari posisi 106 menjadi 91. EODB sendiri diukur dari 10 kriteria kemudahan berusaha, mulai dari kemudahan investor membangun usaha sampai biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar pajak.

“Kita tahun lalu itu membaik dari posisi 106 menjadi 91. Itu terus kita kerjakan dari Februari 2016 dengan memanggil semua kementerian dan lembaga, dan pemda, utamanya di Jakarta dan Surabaya,” terang Darmin.

Meskipun berhasil memperbaiki peringkat EODB, lanjut Darmin, hal tersebut tidak serta merta membuat pemerintah berpuas diri. Tahun ini, pemerintah menargetkan peringkat EODB Indonesia harus lebih baik dari Vietnam.

“Sekarang kita sudah mulai lagi untuk memperbaiki (peringkat EODB), karena kita sudah bertekad tahun ini kita akan lebih baik lagi. Yang terdekat adalah Vietnam, ada di posisi 82 atau 83. Tahun ini atau tahun depan kita harus lebih baik dari posisi Vietnam,” tegas Darmin.

Dengan adanya paket kebijakan yang diluncurkan oleh pemerintah, hingga saat ini sudah mencapai 14 jilid, Darmin yakin hal itu akan mampu mendorong perekonomian dalam negeri. Pemerintah sendiri juga akan terus berupaya untuk mempermudah para investor yang menanamkan modalnya di Indonesia untuk memperbaiki peringkat EODB ke depan.

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856