Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Jagung Impor India Terus “Banjiri” Sumut
29 December 2011 [ 34 views ]
Sumber : www.analisadaily.com (28/12/2011)
Medan, (Analisa). Jagung impor khususnya dari India masih terus masuk ke Sumatera Utara sehingga harga komoditas itu di tingkat petani masih bertahan rendah di kisaran Rp1.600-Rp1.800 per kg.

“Petani benar-benar putus asa, “jeritan” anjloknya harga akibat jagung impor tidak didengar pemerintah.Buktinya jagung impor masih terus masuk ke Pelabuhan Belawan, Sumut dan membuat harga jagung petani rendah,” kata Ketua Himpunan Petani Jagung Indonesia (Hipajagin), Jemaat Sebayang, di Medan, Selasa (27/12).

Padahal, ketika jagung impor beum “banjir” seperti satu bulan terakhir ini, harga jagung petani masih bisa dijual sebesar Rp2.500 per kg.

Hipajagin sudah menyampaikan keluhaan ke Pelaksana Tugas Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho, Dinas Pertanian Sumut dan anggota DPD RI utusan Sumut, Parlindungan Purba.

Tetapi tampaknya belum ada solusi karena nyatanya jagung impor masuk terus dan harga jagung petani belum naik kembali.

“Harga yang anjlok itu dikhawatirkan semakin mengurangi minat petani bertanam jagung,” katanya.

Petani jagung di Karo, Surya Kencana Sebayang menyebutkan, kalau sekarang harga sudah tinggal Rp1.600 – Rp1.800 per kg, maka harga saat masa panen besar pada Januari-Maret diduga akan semakin anjlok..

Anggota DPD RI utusan Sumut, Parlindungan Purba, mengatakan, dia, sudah langsung mempertanyakan soal impor jagung itu ke Menteri Pertanian Suswono.

Mengutip pernyataan Menteri Pertanian Suswono, Parlindungan menyebutkan, Kementerian Pertanian tidak ada merekomendasikan impor jagung itu.

“DPD RI akan mempertanyakan soal kebijakan jagung impor itu ke Kementerian Perdagangan.Petani harus dilindungi dari anjloknya harga akibat jagung impor,” katanya.

Kepala bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Sumut, John Albertson mengatakan, produksi jagung Sumut hingga November tahun ini tinggal 1,353.878 ton dari angka tetap 2010 yang sudah mencapai 1.573.718 ton. Produksi yang menurun itu akibat luas tanaman itu berkurang.

Luas areal panen jagung di Sumut tahun ini turun 31.052 hektare atau tinggal 243.770 hektare dari atap 2010 yang sudah mencapai 274.822 hektare.

Dia mengakui, produksi jagung di Sumut tidak mencukupi kebutuhan pabrikan yang terus meningkat dari sebelumnya yang tercatat sekitar 1.050 ton per bulan. (Ant)

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856