Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.200 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.000 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Semarang
Rp. 3.975 (15%) ; Rp. 3.850  (17%)

Surabaya
Rp. 3.900 (15%) ; Rp. 3.800  (17%)

Makasar
Rp. 4.000 (15%) ; Rp. 3.700  (17%)

Last Update 8 November 2017
Saham BISI

1.685

Last Update 23 November 2017
Harga jagung tinggi, petani Desa Tonasa, Takalar panen jagung BISI-18
20 August 2015 [ 360 views ]

Seiring dengan ditutupkan impor jagung oleh pemerintah dan masih kurangnya pasokan jagung pada industri pakan ternak, masyarakat Dusun Bontoa, Desa Tonasa, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada tanggal 19 Agustus 2015 malah merayakan panen raya jagung super hibrida BISI-18. Sungguh menjadi sebuah keuntungan yang besar bagi mereka, karena sudah pasti harga jual jagung akan lebih tinggi. Apalagi saat ini industri pakan ternak diharuskan membeli jagung lokal karena tidak ada pilihan impor.

Yussar Wirawan, Koordinator Purchase PT. CP Makassar, menyatakan Charoen Phokpand Makasar pasti akan membeli jagung lokal, meskipun menurutnya “ketersediaanya itu (jagung lokal) yang bisa dibilang kurang.” PT. Charoen Phokpand Makasar akan membeli jagung petani dengan kualitas asalan seharga Rp. 3.050 per kilogram, sedangkan yang kualitas dengan KA 15% akan dibeli dengan harga Rp. 3.350 per kilogram.

Panen Raya Jagung Super Hibrida BISI-18 ini dilakukan di lahan Bapak Bireng Daeng Ropu, pada umur sekitar 105 hari. Hasil ubinan dari tim BPS, didapat hasil panen mencapai 8,5 ton per hektar pipil panen. Menurut M.Yusdi Albar, Market Developmen PT BISI, “kalau dari segi hasil, menurut saya sudah bagus, karena terjadi peningkatan dari target BPS, meningkat sekitar 4 ton.” Selain itu setelah ditimbang, rendemen jagung BISI-18 mencapai 81,25%, lanjutnya.

Hadir pada acara tersebut Camat Sanrobone, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, Komandan Kodim 1426 Takalar, Komandan Koramil, Kepala Desa Tonasa, Ketua KTNA Kecamatan Sanrobone, BPS, PT Charoen Phokpand, PT BISI, Gapoktan dan masyarakat petani, yang selanjutnya bersama-sama melakukan panen perdana jagung BISI-18.

Tujuan kegiatan ini menurut Yusdi adalah “sebagai bentuk dukungan upaya pemerintah untuk swasembada jagung, juga untuk lebih mendorong minat petani untuk menanam benih jagung unggul hibrida seperti BISI-18.” Dengan keunggulan rendemen yang tinggi mencapai lebih dari 80% dan potensi produksi jagung BISI-18 yang tinggi diharap mampu mendukung swasembada jagung khususnya di Sulawesi Selatan, tambah Yusdi.

Selain itu keunggulan lain BISI-18 adalah kadar air panen yang rendah sehingga jagung hasil panennya tahan disimpan lama dan tidak mudah berjamur, imbuh Yusdi.

Foto : Yusdi Albar

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856