Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Harga Anjlok, Banyak Petani Jagung di Madura Mengeluh
5 March 2014 [ 102 views ]

GULUK-GULUK – Kendati memasuki musim namun hasil panen petani. Sebab, harga jagung saat ini sangat rendah. Akibatnya, hasil yang diperoleh tidak sebanding dengan jumlah biaya selama menanam dan merawat tanaman jagung.

Seperti yang dialami Muzanniyah, 45, warga Desa Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-Guluk. Dia mengatakan, harga jagung di pasaran tak pernah menguntungkan petani. Padahal, untuk menghasilkan tanaman jagung, dia mengeluarkan biaya yang cukup banyak. ”Murah sekali harga jagung saat ini,” keluhnya, Senin(3/3).

Dikatakan, saat ini harga jagung kering hanya Rp 2.800 per kilogram. Sementara untuk jagung kering lebih rendah lagi, yakni Rp 2.500.

jagung-madura

Meski demikian, rata-rata petani mengaku tidak akan meninggalkan pekerjaan bertani jagung dan tanaman yang lainnya. Oleh karenanya, dia berharap pemerintah dapat mencarikan solusi yang dapat menguntungkan petani. ”Paling tidak hasil panen dapat mengembalikan biaya selama menanam hingga panen,” harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumenep Bambang Heriyanto membenarkan anjloknya harga jagung saat ini. Menurutnya, hal itu disebabkan kualitas hasil panen petani kurang bagus. Sehingga, berdampak pada harga jual di pasaran.

Diungkapkan, kualitas jagung yang kurang bagus disebabkan cuaca ekstrem yang sering terjadi. Tingginya curah hujan menyebabkan kualitas jagung juga kurang baik. Selain itu, tanaman jagung petani banyak yang diserang hama. ”Dua hal itulah yang menyebabkan harga jagung saat ini rendah,” jelasnya.

Untuk itu, Bambang menyarankan petani untuk tidak menjual semua hasil panennya saat ini. Tetapi, dengan cara melakukan tunda jual sambil menunggu saat-saat harga berpihak kepada petani. ”Lakukan resi jagung atau tunda jual sampai pada saat harga lebih berpihak (baik),” sarannya. (c5/rd)

Sumber : http://radarmadura.co.id (04/03/2014)

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856