Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 3.900 (15%) ; Rp. 3.850 (16%)

Lampung
Rp. 3.725 (15%) ; Rp. 3.625 (17%)

Balaraja
Rp. 4.000 (15%)

Cirebon
Rp. 3.750 (15%) ; Rp. 3.650  (17%)

Semarang
Rp. 3.700 (15%) ; Rp. 3.600  (17%)

Surabaya
Rp. 3.600 (15%) ; Rp. 3.500  (17%)

Makasar
Rp. 3.650 (15%) ; Rp. 3.350  (17%)

Last Update 14 December 2017
Saham BISI

1.790

Last Update 15 December 2017
Haji Somad “bisa berangkat haji”
12 November 2011 [ 52 views ]

Alhamdulillah dari hasil tani jagung ini saya bisa mendapatkan penghasilan lebih, saya bisa berangkat haji bersama istri saya,” ujar Haji Somad, petani sekaligus Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Barokah Desa Tenggir, Panji, Situbondo.

Pak Haji Somad adalah petani jagung yang selalu menanam jagung super hibrida BISI-16, karena telah merasakan sendiri keunggulannya. “Tongkolnya besar, tanamannya kokoh dan tidak ada penyakitnya, lebih tahan bulai. Waktu itu pas musimnya bulai, BISI-16 ternyata aman. Padahal jagung yang lain sudah banyak yang kena,” ujar Haji Somad.

Saat ini menurut Pak Haji Somad, dari 700-an petani yang tergabung dalam Gapoktan Barokah, lebih dari 75 persennya memilih BISI-16. “Ya karena memang bagus tanamannya, petani selalu diuntungkan. Makanya mereka lebih memilih BISI-16,” jelasnya.

Dari hasil tanam jagung BISI-16 seluas empat hektar, ia mengaku bisa mendapatkan hasil hingga empat ton pipil kering per ereng atau setara dengan 10 t/ha pipil kering.  Apabila dihitung Pak Haji Somad rata-rata bisa mendapatkan hasil hingga 40 ton pipil kering pada lahan seluas 4 hektar. Dengan harga jual rata-rata Rp. 2.500/kg, maka total pendapatannya bisa mencapai Rp. 100 juta.

Sedangkan biaya tanam jagung di lahan sendiri sekitar Rp. 2 juta per ereng atau sekitar Rp. 4 juta jika lahan yang digunakan berupa lahan sewa. Dengan demikian untuk lahan seluas empat hektar itu, ia mengeluarkan ongkos tanam sekitar Rp. 20 juta atau hasil bersih yang bisa ia kantongi tidak kurang dari Rp. 80 juta. Sebuah penghasilan yang menggiurkan tentunya dalam waktu yang hanya sekitar empat bulan, alias tiap bulannya pendapatan bersih Haji Somad dari bertanam jagung BISI-16 bisa mencapai Rp. 20 juta.

“Memang seperti itulah hasilnya. Jadi jangan heran kalau setelah panen jagung dengan harga jual yang pas dan produksi tinggi serta terjamin seperti BISI-16 ini, banyak petani di sini yang langsung membeli sapi,” ujar Haji Somad seraya tertawa.

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856