Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Gito “ujungnya itu muput”
8 November 2012 [ 212 views ]

Ditemui saat sedang panen BISI-18 dan BISI-222 di ladang seluas 2 hektar miliknya, di Desa Sidomulyo Kec. Semen – Kediri, Pak Gito dengan antusias dan bangga menyatakan bahwa salah satu hebatnya BISI-18 adalah “tongkolnya, ujungnya itu muput”.

Awalnya Pak Gito hanya akan menanam BISI-222, tetapi oleh petugas PT. BISI yaitu Pak Kholis memintanya untuk ikut menanam BISI-18 agar bisa mengetahui keunggulan varietas terbaru PT. BISI ini. Benih ditanam pada tanggal 19 Juli 2012 dan saat panen ini sudah berumur sekitar 110 hari.

Ditanam saat musim kemarau tidak menjadi kendala bagi Pak Gito untuk merawat tanamannya dengan baik. Pengairan menjadi kunci utama Pak Gito agar tanaman jagungnya tumbuh dengan baik dan mampu menghasilkan tongkol yang baik. Yang penting menurut Pak Gito adalah tidak terlambat mengairi, bahkan sampai sudah hampir panen pun masih tetap diberi air oleh Pak Gito. Terbukti dengan hasil panennya yang luar biasa, jauh lebih baik dari tanaman jagung di areal sekitarnya. “Tandurane Pak Gito niki sing paling sae” kata Pak Man, pedagang yang membeli hasil panen jagung Pak Gito.

Memang pak Gito baru sekali ini menanam jagung super hibrida BISI-18, tetapi menurutnya tanaman saat ini terbaik dibanding tanaman sebelum-sebelumnya. Pak Gito juga sudah menggunakan beberapa varietas lain baik dari BISI maupun dari perusahaan lain, tetapi tetap tanaman kali ini yang terbaik, jelasnya. Menyenangkan, baik saat awal tanaman sampai panen ini, kata Pak Gito dalam bahasa Jawa. Saat ditanya apa yang membuat Pak Gito senang dengan BISI-18, dengan antusias beliau menjelaskan. “Tongkolnya itu muput, tahan kekeringan, batangnya kuat dan besar, besarnya (tongkol) bisa rata…”

Hasil ubinan yang dilakukan tim marketing menunjukkan supernya hasil BISI-18 ini. Jumlah tongkol yang didapat dari hasil ubinan 2,5 m x 2,5 m adalah sebanyak 65 tongkol dan setelah ditimbang menunjukkan berat 17 kg. Rendemen yang didapat dari 5 tongkol jagung BISI-18 adalah sebesar 82,24%. Sedangkan kadar air nya 30,5%. Estimasi hasil panen per hektar ubinan mencapai 12,46 ton per hektar pipil kering (17%).

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856