Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 3.900 (15%) ; Rp. 3.850 (16%)

Lampung
Rp. 3.725 (15%) ; Rp. 3.625 (17%)

Balaraja
Rp. 4.000 (15%)

Cirebon
Rp. 3.750 (15%) ; Rp. 3.650  (17%)

Semarang
Rp. 3.700 (15%) ; Rp. 3.600  (17%)

Surabaya
Rp. 3.600 (15%) ; Rp. 3.500  (17%)

Makasar
Rp. 3.650 (15%) ; Rp. 3.350  (17%)

Last Update 14 December 2017
Saham BISI

1.790

Last Update 15 December 2017
Di Bunga Mayang, panen jagung per hektar mencapai 10-12 ton
13 February 2015 [ 1,533 views ]

Produksi jagung kering pipilan yang dihasilkan petani di Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten OKU Timur, setiap kali panen rata-rata dalam areal lahan satu hektar bisa menghasilkan 10 ton hingga 12 ton.

Hal demikian diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten OKU  Timur (OKUT), Ir. Tubagus Sunarseno M.Si melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TPH Kecamatan Bunga Mayang, Andrianto, saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (12/2/2015).

BISI-18 3

Menurutnya, Kecamatan Bunga Mayang merupakan sentra penghasil jagung di Kabupaten OKU Timur.

”Petani disini merintis menanam jagung biasa (komposit -red) sejak tahun 1980 lalu. Awalnya dimulai dari Desa Sabahlioh lalu berkembang hingga hampir seluruh desa di kecamatan ini menanam jagung semua,” terangnya.

Dalam satu tahun, lanjut Andrianto, jagung bisa tiga kali panen. “Tapi itu semua tergantung kondisi cuaca, kalau curah hujannya cukup. Terkadang petani hanya bisa melakukan dua kali panen, sebab keburu masuk musim kemarau. Namun meskipun kemarau jika masih ada hujan, petani masih ada harapan untuk bisa panen,” ungkapnya.

Tanaman jagung yang ditanam warga disini, kata Andrianto, kebanyakan dari jenis bibit jagung Hibrida. “Seperti BISI-18 atau yang lainnya. Sedangkan untuk jagung manis yang biasa dijual di pasar hanya sebagian kecil petani yang menanam, sebab permintaan di pasar agak kurang dibanding dengan jagung Hibrida,” ungkapnya.

Saat ditanya sasaran tanam jagung tahun 2015 ini, sambung Andrianto, luasnya mencapai 6.692 hektar. “Karena selalu mengalami peningkatan produksi dalam pertahunnya, maka tahun ini sasaran tanamnya ditambah. Kita berharap tahun ini panennya normal dan mudah-mudahan semakin tambah meningkat hasilnya,” ujarnya.

Setiap tahun, kata dia, luas tanam jagung di Kecamatan Buna Mayang selalu mengalami penambahan. “Tahun 2012 lalu luas tanam kita 3500 hektar, tahun 2013 bertambah menjadi 4872 hektar. Untuk 2014 lalu luas tanam bertambah lagi menjadi 5.692 hektar, dan tahun ini luas sasaran tanam meningkat lagi menjadi 6692 hektar,” jelas Andrianto.

Jika kita mau mengkalkulasikan hasil panen jagung, menurut Andrianto, tinggal kalikan dengan hasil rata-rata produksi dalam perhektarnya.

“Misalnya tahun 2014 lalu dari luas tanam 5672 x 8 ton= 45376 ton. Itu hasil rata-rata produksi, jika dalam satu hektar mencapai 12 ton maka jelas terjadi peningkatan hasil,” terangnya.

Disinggung soal pemupukan jagung bisa menghasilkan peningkatan produksi, Andrianto menambahkan, normalnya petani harus melakukan dua kali pemupukan.

“Selain itu yang perlu diperhatikan petani yaitu pola tanam dan cara perawatan hingga memasuki panen. Kalau petani semuanya menuruti aturan dan teknis kita, mudah-mudahan tidak gagal panen dan tentunya mengalami peningkatan hasil produksinya,” imbuh dia

Sumber : http://www.beritanda.com (12/02/2015)

 

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856