Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 3.900 (15%) ; Rp. 3.850 (16%)

Lampung
Rp. 3.725 (15%) ; Rp. 3.625 (17%)

Balaraja
Rp. 4.000 (15%)

Cirebon
Rp. 3.750 (15%) ; Rp. 3.650  (17%)

Semarang
Rp. 3.700 (15%) ; Rp. 3.600  (17%)

Surabaya
Rp. 3.600 (15%) ; Rp. 3.500  (17%)

Makasar
Rp. 3.650 (15%) ; Rp. 3.350  (17%)

Last Update 14 December 2017
Saham BISI

1.790

Last Update 15 December 2017
Desa Bulak Derman Bantul Sukses Panen Jagung BISI-18
25 October 2017 [ 0 views ]

Kelompok Tani “Sido Makmur III” di Bulak Derman Sumbermulyo Bambanglipuro Bantul, bisa tersenyum senang karena telah sukses melakukan panen Jagung Hibrida BISI-18.

Jagung Hibrida BISI-18 yang dipanen tersebut merupakan salah satu program bantuan subsidi benih dari pemerintah.

Bupati Bantul Drs. Suharsono, didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Ir. Pulung Haryadi, M.Sc, Kepala Dinas Pertanian DIY Ir. Sasongko, Camat Bambanglipuro Drs. Anom Ardiyanto, serta jajaran Forkompinda Kabupaten Bantul, berkesempatan melakukan panen jagung hibrida BISI-18 bersama masyarakat di desa tersebut pada Senin (23/10).

Bupati Bantul dengan wajah yang sumringah menyampaikan bahwa merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi dirinya, karena bisa memberikan semangat kepada para petani yang merupakan tulang punggung ketahanan pangan di Kabupaten Bantul.

Menurutnya, benih jagung varietas Bisi 18 ini merupakan pemberian atau bantuan dari Gubernur yang dikatakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X merupakan varietas bagus dan perlu dicoba. “Kalau Pak Gubernur DIY sudah perintah, maka saya jalankan dan hasilnya cukup memuaskan,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bantul Ir. Pulung Haryadi. MT pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa di wilayah Kabupaten Bantul terdapat seluas 4.000 ha tanaman jagung. Sementara terdapat pula seluas 1.500 ha tanaman pangan yang merupakan demplot dari pusat yang terdiri dari 500 ha berupa tanaman padi, , 500 ha tanaman jagung dan 500 ha tanaman kedelai.

Menurut Yunarno, Marketing Executive area Yogya-Solo PT Bisi International TBK, varietas jagung BISI-18 ini tahan penyakit bulai dan rendemennya cukup tinggi, serta hasilnya panennya memang menjanjikan.

”Dari hasil panen itu, setiap hektarnya mampu menghasilkan 12 ton jagung perhektarnya,” tambah dia.

Menurut dia, produktifitas jagung akan lebih meningkat dengan sistem tanam jajar legowo dibandingkan tanam jagung secara konvensional. Jika cara tanam konvensional hanya mampu menghasilkan 12 ton perhektar, tapi dengan cara tanam jajar legowo bisa mencapai 14 ton perhektarnya. ”Saya pikir ini jumlah yang cukup menarik untuk petani jagung,” ujarnya.

Lebih lanjut Yunarso mengatakan, tanaman jagung sangat rawan terhadap penyakit bule namun dengan varietas Bisi 18 akan lebih tahan dibandingkan varietas lainnya. Sebab, kata dia, petani sudah membuktikan sendiri.

____________________________________________________

Gratis, aplikasi BISI.
klik pada gambar untuk download

 

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856