Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Demorf 60WP mengatasi masalah bulai jagung
24 July 2013 [ 5,881 views ]

Dengan bahan aktif yang lebih tinggi, fungisida sistemik Demorf 60WP kini menjadi pilihan baru para petani jagung yang selama ini dipusingkan dengan masalah bulai.

Bulai merupakan penyakit yang sudah begitu ‘akrab’ dengan petani. Bagi petani jagung, tidak ada yang tidak kenal dengan penyakit yang namanya bulai. Dampak serius yang ditimbulkan oleh  penyakit itulah yang menjadikannya sebagai momok terkenal di kalangan para petani jagung.

bule jember 4 (8)

Bule jember 3 (3)

Penyakit bulai, menyerang pada tanaman jagung berumur 3-4 minggu, intensitas serangannya bisa mencapai 100%. Penyakit yang dipicu oleh jamur Peronosclerospora maydis ini menyerang bagian daun hingga menyebabkan warna daun berubah kuning pucat bergaris dan akhirnya berubah menjadi nekrotik coklat. Dampaknya, tanaman akan menjadi kerdil dan tidak mampu lagi membentuk tongkol.

Meski demikian, para petani jagung kini telah memiliki alternatif baru untuk mengatasi serangan penyakit utama itu. Yaitu dengan fungisida sistemik Demorf 60WP yang mampu bekerja untuk mengatasi masalah tersebut.

Niti Heriyanto, Ds Tawangharjo, Tawangharjo, Grobogan (10)

Seperti kata Niti Heriyanto, petani jagung di Dukuh Dalingan, Desa Tawangharjo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Sejak menggunakan fungisida baru dari Cap Kapal Terbang itu, penyakit bulai kini tidak lagi menjadi masalah utama baginya.

“Karena hasilnya nyata. Begitu pakai Demorf, serangan bulai bisa langsung diatasi. Sekarang di sini sudah banyak yang pakai ini,” ungkap Heri yang juga Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya ini.

 

Sunarto 'Setu', Ds Tawangharjo, Tawangharjo, Grobogan (12)Hal itu juga diamini oleh Sunarto Setu, petani jagung lain di Desa Tawangharjo. Menurutnya, dengan Demorf 60WP, performa tanaman jagung yang ia tanam di sela-sela hutan jati bisa lebih aman dan meyakinkan. “Saya sekarang rutin memakai Demorf, karena hasilnya memang lebih baik dan nyata,” tegasnya.

Sunardi, Ds Tegalsumur, Brati (12)Sedangkan bagi Sunardi, petani jagung dari Desa Tegalsumur, Kecamatan Brati, Grobogan, sejak dirinya mendapat informasi tentang Demorf 60WP, ia langsung mencobanya di lahan jagung seluas enam hektar. Hasil yang memuaskan membuatnya rutin untuk selalu menggunakan fungisida sistemik ini setiap kali ia tanam jagung.

“Hasilnya memang bagus dan terlihat perbedaannya. Perlindungannya lebih bagus dibanding fungisida lainnya,” ujar Sunardi saat ditemui Abdi Tani di lahan jagung seluas enam hektar yang ia pinjam dari Perhutani.

Riban, Ds Godan, Tawangharjo, Grobogan (4)Bagi petani jagung, fungisida Demorf 60WP biasa diaplikasikan sebagai perlakuan benih (seed treatment) sebelum benih jagung ditanam. “Saya biasanya tiap satu kilogram benih jagung saya campur dengan Demorf sebanyak lima gram,” terang Riban, petani jagung dari Desa Godan, Tawangharjo, Grobogan.

Menurut Riban, selain lebih efektif mengatasi bulai, harganya yang lebih terjangkau membuat Demorf 60WP banyak dipilih para petani jagung di wilayahnya. “Memang lebih laris dan sekarang sudah banyak yang memakai. Karena harganya lebih murah dan hasilnya lebih bagus,” kata Riban yang juga memiliki kios pertanian kecil-kecilan di rumahnya

 

 

——————————–

DEMORF 60WP

Nomor Pendaftaran : RI. 01020120103728

Fungisida sistemik berbentuk tepung berwarna abu-abu yang dapat disuspensikan dalam air, digunakan untuk mengendalikan penyakit busuk daun (Phytophthora infestans) pada tanaman kentang, bulai (Peronosclerospora maydis) pada tanaman jagung dan tembakau Penyakit lanas (Phytophthora nicotianae).

IDENTIFIKASI PRODUK :
Nama produk : DEMORF 60WP
Cara kerja : Fungisida Sistemik
Bahan aktif : Dimetomorf 60%
Jenis Produk : Fungisida
Nama kimia : (E,Z)-4-[3-(4-chlorophenyl)-3-(3,4-dimethoxy phenyl)acriloyl]morpholine
Rumus empiris : C21H22ClNO4PETUNJUK PENGGUNAAN :

 

Silakan klik disini untuk info pembelian (versi web) I Atau klik disini untuk versi Mobile (HP, Tab, dll)

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856