Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Bupati Temanggung : Menanam jagung harus berbuah uang
3 March 2016 [ 48 views ]

Bupati Temanggung Drs. HM Bambang Sukarno  melakukan panen perdana  jagung super hibrida varietas Bisi 18  di Desa Duren Kecamatan Bejen  pada hari Selasa (1 Maret).  Panen perdana  ditandai dengan pemetikan buah jagung di lahan milik petani bersama Komandan KODIM 0706 Temanggung Letkol Kav Zubaedi disaksikan  Kepala Dinas Pertanian, Pekebunan dan Kehutanan,  Kepala Bappermades, Camat Bejen beserta Muspika  dan pejabat terkait.

Bupati HM Bambang Sukarno  dalam sambutannya mengatakan menyambut positif upaya Dinas Pertanian,Perkebunan dan kehutanan  Kabupaten Temanggung  mengembangkan jagung  super hibrida varietas Bisi 18  di Duren Bejen. Hal tersebut  dinilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan produksi jagung sekaligus  kesejahteraan petani.   Dia mengharapkan agar budidaya  penanaman jagung super hibrida Bisi 18  terus dikembangkan di masa mendatang.

temanggung

Menurutnya  petani era sekarang sudah waktunya mengubah paradigma pikiran lama. Kalau  pada jaman dulu ungkapnya, petani hanya berpikir sederhana misalnya menanam jagung berbuah jagung. Namun untuk saat ini paradigma itu harus diubah tidak lagi menanam jagung berbuah jagung, melainkan menanam jagung harus berbuah uang. Filosofi itu artinya petani  mesti  berpikir produktif, dalam bercocok tanam  selektif memilih jenis tanaman pertanian varietas unggul dan prospek pasarnya  cerah seperti jagung super  hibrida bisi 18  guna menghasilkan uang.Dengan demikian petani menikmati keuntungan  sehingga hidupnya sejahtera.

“Dengan mengembangkan pola berpikir kreatif, inovatif dan produktif, petani tahu persis komoditas apa yang ditanam dan kapan harus menanam supaya pada saat panen  mudah dijual dan harganya mahal. Kesalahan yang acap kali dilakukan petani pada umumnya kurang memperhatikan jenis tanamam dan waktu penanaman. Pada saat panen jumlahnya  melimpah otomatis  harganya murah  sehingga merugi”  tandasnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Masrik Amin Zuhdi  menjelaskan, pada akhir tahun 2015 lalu  meluncurkan program demplot pengembangan  penanaman jagung  super  hibrida bisi 18  di Desa Duren  Kecamatan Bejen. Pengembangan jagung tersebut didukung sepenuhnya oleh KODIM 0706 Temanggung  dalam kerangka mewujudkan ketahanan swasembada  pangan nasional. Setelah ditanam selama  100 hari , pada awal Maret 2016 ini dilakukan pemanenan  dengan potensi hasil  mencapai 12 ton per hektar pipilan kering. Hal itu jauh lebih banyak bila dibandingkan jagung lokal yang rata-rata setiap hektarnya hanya menghasilkan 2,2 ton.

Keunggulan jagung  super hibrida bisi 18   lanjutnya, kecepatan pertumbuhan yang sangat baik , tanaman kokoh, buahnya besar dan padat serta  tahan roboh. Hal itu berbeda dengan jenis jagung yang lain yang kebanyakan tidak kokoh sehingga mudah roboh bila ada serangan angin, akibatnya kualitas maupun kuantitas menjadi tidak baik.  Selain itu tahan penyakit karat daun dan hawar daun  serta merupakan jagung hibrida silang tunggal (single cross), yang baik sekali bila ditanam pada dataran rendah hingga dataran tinggi sampai ketinggian 1.000 meter diatas permukaan laut.

Disamping itu  kadar rendemen tongkol yang cukup tinggi, mencapai sekitar 83%. Hal ini disebabkan karena biji jagung yang ramping nancap lebih dalam dan bentuk janggelnya yang sangat kecil. Keistimewaan ini sangat menguntungkan karena prosentase jumlah biji yang didapatkan per satuan luas semakin tinggi dan produksi semakin tinggi.

“Demplot percontohan bertujuan untuk meningkatkan produksi dan minat petani  sekaligus menyebarluaskan  hasil percontohan budidaya jagung  super hibrida biasi 18   yang memiliki keunggulan lebih dibanding jenis  lain. Dengan menaman jenis jagung  ini, petani berpeluang besar memperoleh hasil yang banyak guna meningkatkan kesejahteraannya” ujarnya.

Sumber : http://temanggungkab.info (02/03/2016)

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856