Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
Bu Aminatun & Pak Jamil “paling cuma siji loro sing bule”
13 November 2010 [ 28 views ]

“Sip pokoke!” begitu kata Pak Jamil ketika ditanya mengenai pengalamannya menanam BISI-816, “oo.. bagus!” sahut Ibu Aminatun. Pak Jamil dan Ibu Aminatun adalah sepasang suami istri yang berprofesi sebagai petani dan pedagang. Mereka tinggal di dekat Monumen Simpang Lima Gumul Kediri, yaitu di Desa Sumberejo Joho, Kecamatan Ngasem.

Sebelum menanam BISI-816, tanaman jagung mereka selalu kurang hasilnya karena penyakit bulai yang memang sudah endemis di daerah tersebut. Mereka mengetahui dan tertarik menanam BISI-816 setelah didatangi petugas PT. Tanindo dan diberi sample untuk ditanam. “Dipameri tongkole niku, dados nggeh tertarik” kata Ibu Aminatun. Sebetulnya mereka juga sedikit kuatir kalau kena bulai, tapi setelah ditanam, mereka baru membuktikan kalau BISI-816 tahan terhadap bulai. “wes pokoke mantep, paling cuma siji loro sing bule” ujar Ibu Aminatun yang antusias bercerita.

Rendemennya bagus dan hasilnya banyak, “trek’ke sampek muncar muncar, full !!” kata Ibu Aminatun saat cerita hasil panen BISI-816 yang maksudnya adalah truk pengangkut hasil panen sampai tidak muat. Tapi yang menyenangkan, kata Pak Jamil adalah bijinya yang muput sampe ke ujung dan bijinya besar-besar. Bagus untuk dibuat marning, sambung Ibu Aminatun.

Memang mereka juga pedagang marning (makanan dari jagung), sedangkan produksinya dibuat oleh keluarga sendiri. Untuk mendapatkan marning yang bagus dibutuhkan biji jagung yang besar-besar seperti biji jagung BISI-816. Supaya hasil marningnya bisa mekar dan tidak banyak yang terbuang (yang kecil terbuang). “buat marning sae, hasile mlencur mlencur” jelas Ibu Aminatun. Dalam satu kilogram jagung pipil BISI-816 kalo musim hujan seperti ini bisa menghasilkan 600-700 gram marning, sedangkan pada musim kemarau bisa mencapai 800-900 gram.

Penjualan marning mereka sudah cukup besar, pasarnya adalah untuk dikirim ke madura dan Surabaya. Bahan baku jagung pipil dibeli dari petani-petani di desa tersebut, bisa mencapai puluhan ton. Melihat hasil panen yang bagus tersebut tetangga-tetangga Pak Jamil dan Ibu Aminatun sekarang mulai menanam BISI-816, karena bagus untuk dibuat marning. Sekarang ini Pak Jamil dan Ibu Aminatun juga menanam jagung menggunakan BISI-816, “sing penting tahan bulai ne niku.”

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856