Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.200 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.000 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Semarang
Rp. 3.975 (15%) ; Rp. 3.850  (17%)

Surabaya
Rp. 3.900 (15%) ; Rp. 3.800  (17%)

Makasar
Rp. 4.000 (15%) ; Rp. 3.700  (17%)

Last Update 8 November 2017
Saham BISI

1.690

Last Update 24 November 2017
Boltim Mendapat Bantuan 48 Ton Benih Jagung BISI 2
4 July 2015 [ 45 views ]

Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat berupa 48 ton benih jagung BISI-2 dan alat sistem pertanian (Alsintan).

Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian (Distanak) Boltim, Ramlah Mokodompis mengungkapkan setelah mendapat bantuan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) senilai Rp 6 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 16 miliar.  Boltim kembali mendapat bantuan dari kementerian pertanian baru-baru ini. “Kita dapat lagi 48 ton bibit jagung bisi dua. Nilainya sekitar Rp 3 miliar.  Ada juga bantuan hand tracktor 12 unit dan enam pompa air ukuran besar. Untuk handtraktor akan dihibahkan ke petani dua tahun kemudian,” ungkapnya, pada Kamis (2/7/2015).

Bibit jagung tersebut akan disebar di sekitar 3.250 hektar kebun jagung milik sekitar 70 kelompok tani. “Kita menunggu Bupati kembali, dan akan menyerahkan semua bantuan pertanian di Buyat sekaligus penyerahan bantun bibit jagung secara simbolis untuk kecamatan kotabunan sekitar enam ton,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan program pembangunan jalan dan irigasi yang berasal dari dana GP-PTT dengan melibatkan TNI tersebut sudah mencapai 80-100 persen disejumlah lokasi. “Ada irigasi yang panjangnya ratusan meter hanya dengan anggaran Rp 50 juta. Ini sangat efektif ketika dibangun oleh petani itu sendiri. Kalau ditender saya yakin hanya kurang 50 meter. Kalau petani ada rasa memiliki, bahkan mereka menambah dana karena pikir itu sawah mereka,” jelasnya.

Sebanyak 112 kelompok tani di Boltim mendapat dana bantuan program GP-PTT senilai Rp 6 miliar yang terdiri atas padi hibrida seluas seribu hektar dengan anggaran Rp 3,6 miliar yang dilaksanakan oleh 43 kelompok tani dan GP PTT kedelai seluas 250 hektar dengan anggaran Rp 450 juta oleh 23 kelompok tani.

“Selan itu, terdapat program optimasi lahan seluas 226 hentar dengan anggaran Rp 271,2 juta untuk 12 kelompok tani, Pengembangan jaringan irigasi seluas 1.536,13 hektar senilai Rp 1,6 miliar untuk 34 kelompok tani. Kelompok juga mendapat bantuan pupuk urea dan NPK, benih jagung, alat mesin pertanian, dan perluasan aeral persawahan,” bebernya.

Bantuan itu diterima langsung oleh kelompok tani dengan besaran antara Rp 51 juta hingga Rp 91 juta. “Boltim fokus dulu pada swasembada padi dan kedelai,” ucapnya.

Dia menambahkan DAK Rp 16 milir dialokasikan untuk pembangunan dan rehabilitas irigasi dan sebagian jalan pertanian. “Untuk DAK ada 56 paket irigasi dan jalan tani, sisanya masih dalam tender,” jelasnya.

Sumber : http://manado.tribunnews.com (03/07/2015)

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856