Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.200 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.000 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Semarang
Rp. 3.975 (15%) ; Rp. 3.850  (17%)

Surabaya
Rp. 3.900 (15%) ; Rp. 3.800  (17%)

Makasar
Rp. 4.000 (15%) ; Rp. 3.700  (17%)

Last Update 8 November 2017
Saham BISI

1.690

Last Update 24 November 2017
BISI Targetkan Produksi Benih Jagung 20.000 Ton
16 July 2016 [ 81 views ]

Salah satu produsen benih jagung, yakni PT BISI International Tbk yakin target produksi tahun ini sebesar 20.000 bisa tercapai. Keyakinannya ini didorong oleh permodalan yang cukup.

Modal yang dimiliki disebut Presiden Direktur PT BISI International Tbk, Jemmy Eka Putra sebesar Rp 40 miliar. Modal tahun ini lebih tinggi dari tahun lalu sebesar Rp 35 miliar. Modal ini berasal dari kas internal perusahaan.

Benih yang ditargetkan PT BISI International Tbk tahun 2016 ini naik 25% dibandingkan dengan realisasi tahun 2015 sebesar 15.000 ton. Sampai saat ini, realiasi produksi benih Bisi sebesar 5.000 ton dan tetap optimis akhir tahun mencapai 20.000 ton.

“Kami menjual benih jagung Hibrida Bisi dengan harga sekitar Rp 60.000 per kilogram (kg),” ujarnya, Jumat (15/7).

Penjualan benih Bisi sebagian besar diberikan kepada petani jagung lewat kerjasama kemitraan, dimana Bisi menjual benih jagung kepada petani binaan mereka dan memberikan pendampingan selama proses penanaman.

Selanjutnya, petani binaan baru membayar harga benih tersebut setelah petani panen jagung. Jadi, kemitraan dilakukan dengan memberikan modal awal ini diharapkan terus berkembang dan memudahkan petani meningkatkan produksi jagung mereka.

Sejauh ini, PT Bisa sudah memiliki kerjasama dengan petani dengan luas lahan sebesar 30.000 ha, dimana luas lahan itu ditargetkan mencapai 100.000 ha pada tahun ini.

Sekadar perbandingan, pada tahun lalu kerjasama Bisi dengan petani jagung baru mencapai 30.000 ha lahan. Rata-rata produksi benih jagung Bisi mencapai 7 ton hingga 9 ton per ha. Keunggulan benih Bisi juga lebih toleran terhadap penyakit dan ketahannya terhadap hama cukup tinggi.

Nah jagung petani ini langsung dibeli PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) yang merupakan induk usaha Bisi.

Charoen sendiri membeli jagung petani itu sesuai dengan harga pasar dimana saat ini sebesar Rp 3.450 per kg. Sementara harga referensi Kementerian Pertanian (Kemtan) sebesar Rp 3.150 per kg.

Jadi, bila harga jagung jatuh di bawah harga referensi Kemtan, maka Charoen harus membeli dengan harga referensi.

Sumber : http://wartaagro.com (15/07/2016)

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856