Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 4.400 (15%) ; Rp. 4.150 (17%)

Lampung
Rp. 4.050 (15%) ; Rp. 3.900 (17%)

Balaraja
Rp. 4.350 (15%) ; Rp. ——-  (17%)

Cirebon
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.150  (17%)

Semarang
Rp. 4.250 (15%) ; Rp. 4.000  (17%)

Surabaya
Rp. 4.150 (15%) ; Rp. 4.050  (17%)

Makasar
Rp. 4.100 (15%) ; Rp. 3.900  (17%)

Last Update 6 September 2017
Saham BISI

1.495

Last Update 13 September 2017
BISI Siapkan Capex Rp 25,7 Miliar
7 June 2011 [ 56 views ]

Sumber : http://www.investor.co.id (07/06/2011)

JAKARTA – PT BISI International Tbk (BISI) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 25,7 miliar pada 2011. Dana tersebut akan digunakan untuk pemeliharaan dan peningkatan kapasitas mesin pengemasan (packing) serta menambah produksi  benih hibrida.

Direktur Utama BISI Jemmy Eka Putra mengatakan, sumber pendanaan capex seluruhnya berasal dari kas internal. “Dana internal kami masih cukup untuk ekspansi tahun ini. Utang perusahaan sebesar Rp 350 miliar dari BRI sudah dibayar lunas pada awal 2010,” ujar Jemmy di Jakarta, Senin (6/6).

Jemmy menjelaskan, pihaknya akan menggenjot kinerja perseroan tahun ini melalui peningkatan produksi benih hibrida seperti jagung, padi, dan sayuran. “Kami berharap bisa membangun rumah kaca baru untuk menambah produksi dan menargetkan kenaikan pendapatan dan laba bersih sebesar 20%,” papar dia.

Tahun ini, BISI menargetkan penjualan sebesar Rp 1,07 triliun, naik 20% dibandingkan 2010 senilai Rp 894 miliar. Laba bersih naik dari Rp 143,5 miliar menjadi Rp 172,2 miliar. Kenaikan tersebut ditopang oleh peningkatan produksi benih jagung dan sayuran.

Sementara itu, hingga kuartal I-2011, BISI mencatat penjualan sebesar Rp 234 miliar, naik dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 216 miliar. Namun, laba bersih turun dari Rp 44 miliar menjadi Rp 41 miliar.

“Kami berusaha meningkatkan kinerja pada kuartal II-2011. Kami menargetkan bisa memproduksi sebanyak 27 ribu ton benih jagung hibrida dan menaikkan harga jual benih jagung menjadi di atas Rp 35 ribu per kilogram, dan benih cabai menjadi Rp 7 juta per kilogram,” jelas Jemmy.

Dia menambahkan, selama ini pemasaran benih hibrida masih didominasi oleh pasar domestik dan sisanya ekspor. “Kami hanya menjual beberapa varietas benih sayuran untuk ekspor sebesar 4-5% dari total produksi. Namun, kami mengembangkan jenis varietas baru juga terhadap produk untuk ekspor,” ujar Jemmy.

Sementara itu, kemarin, RUPS tahunan perseroan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 30 miliar atau 20,91% dari laba bersih 2010 senilai Rp 143,5 miliar. Dividen itu setara Rp 10 per saham. Meski demikian, perseroan belum memutuskan tanggal pembagian dividen tersebut. “Informasi mengenai pembagian dividen akan kami umumkan pada 8 Juni 2011,” ujar Jemmy. (ely)

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856