Harga Jagung CPI

Medan
Rp. 3.600 (15%) ; Rp. 3.400 (16%)

Lampung
Rp. 3.600 (15%) ; Rp. 3.400 (17%)

Balaraja
Rp. 3.875 (15%)

Cirebon
Rp. 3.600 (15%) ; Rp. 3.500  (17%)

Semarang
Rp. 3.600 (15%) ; Rp. 3.500  (17%)

Surabaya
Rp. 3.600 (15%) ; Rp. 3.500  (17%)

Makasar
Rp. 3.650 (15%) ; Rp. 3.450  (17%)

Last Update 29 January 2018
Saham BISI

1.670

Last Update 4 July 2018
BISI Lepas Ekspor 900 ton Benih
20 April 2018 [ 0 views ]

Produsen benih terbesar di Indonesia, PT BISI International, Tbk., pada tahun 2018 ini kembali melakukan ekspor benih produksinya ke sejumlah negara di Asia yang ditandai dengan launching ekspor benih hortikultura ke empat negara: China, Thailand, Philipina, dan Malaysia.

Seremonial ekspor benih tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Suwandi, M.Si. dalam rangkaian kunjungan kerjanya di salah satu unit produksi benih PT BISI yang ada di Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (17/4).

Menurut Presiden Direktur PT BISI Jemmy Eka Putra, pelepasan ekspor benih yang dilakukan kali ini merupakan bagian dari rencana ekspor 900 ton benih yang akan dilakukan sepanjang tahun 2018, atau naik 50% dibanding  tahun 2017.

“Nilai ekspor kami menyumbang 10 persen dari total penjualan benih hortikultura hingga tahun 2017. Tahun-tahun kedepan kami harapkan akan terus meningkat,” terang Jemmy.

Terdapat 10 negara di Asia yang menjadi tujuan ekspor benih, antara lain: China, India, Pakistan, Srilanka , Bangladesh, Myanmar,  Vietnam, Malaysia, Thailand, dan Philipina.

“Utamanya kita serius mengerjakan pasar China dan India. Karena jumlah penduduk dari dua negara tersebut sudah setengah dari populasi dunia,” ujarnya.

Menurut Jemmy, terdapat 18 komoditas benih hortikultura yang sudah diekspor, yaitu: benih cabai, tomat, paria, paprika, timun, gambas, melon, waluh, jagung manis, pare belut, semangka, terong, jagung pulut, kacang panjang, kangkung, bayam, okra, dan buncis.

“Dengan semakin meningkatnya ekspor ini menunjukkan bahwa Indonesia telah mampu swasembada benih. Dan yang membanggakan adalah, hasil kerja rekan-rekan di sini telah mampu berbicara di kancah internasional, benih-benih yang dihasilkan bisa diterima dengan baik di luar negeri,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirjen Hortikultura Suwandi juga mengapresiasi hasil kinerja PT BISI. “Launching ekspor ini juga sebagai salah satu bukti bahwa pasar dalam negeri sudah bisa dipenuhi secara cukup, sehingga selebihnya bisa kita ekspor ke luar negeri yang nilainya terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini yang akan terus kita dorong,” ujarnya.

Menurut Suwandi, apa yang telah dilakukan PT BISI bisa menjadi contoh bagi para pelaku usaha pertanian lainnya. Pasalnya, dalam proses produksi benih, perusahaan juga melibatkan para petani mitra yang jumlahnya mencapai 9.900 petani dengan total luas lahan produksi 3.340 ha yang tersebar di tiga provinsi, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.

“Berarti di sini ada proses transfer teknologi, proses pemberdayaan petani, dan proses kemitraan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Ini contoh yang baik,” terang Suwandi.

Lebih lanjut Suwandi juga mengungkapkan, apa yang telah dilakukan PT BISI juga telah memenuhi arahan dan harapan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, yaitu mendorong ekspor dan mensejahterakan para petani.

 

PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856