Harga Jagung Pipil

Medan
Rp. 4.600 (15%) ; Rp. 4.500 (17%)

Lampung
Rp. 4.550 (15%) ; Rp. 4.400 (17%)

Balaraja
Rp. 4.750 (15%) ; Rp. 4.450 (17%)

Cirebon
Rp. 4.650 (15%) ; Rp. 4.450 (17%)

Semarang
Rp. 4.600 (15%) ; Rp. 4.500 (17%)

Surabaya
Rp. 4.600 (15%) ; Rp. 4.500 (17%)

Makasar
Rp. 4.500 (15%) ; Rp. 3.800 (17%)

Last Update 9 May 2019
Saham BISI

1.460

Last Update 10 May 2019
BISI-228, berkembang di perbukitan Kabupaten Malang
2 March 2019 [ 0 views ]

Kabupaten Malang memiliki potensi besar sebagai wilayah penghasil jagung. Di wilayah ini berdasarkan data dari dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, luas tanam jagung pada tahun 2017 adalah seluas 46.972 hektare dan tahun 2018 adalah seluas 46.184 hektare. Dari luas lahan itu perkembangan luas panen jagung seluas 44.933 hektare pada 2017 dan pada tahun 2018 seluas 42.201 hektare.

Desa Sindurejo Kecamatan Gedangan menjadi salah satu contoh potensi penghasil jagung di antara daerah lain di Kabupaten Malang. Ini dibuktikan dengan daerah yang berbukit dan lahan yang sangat sulit ditanam, tetapi petani bisa menanam jagung BISI-228  dengan baik dan menghasilkan panen jagung dengan kualitas yang baik. Keberhasilan itu terlihat pada saat melakukan panen perdana Senin 25 Februari 2019.

Sukses panen jagung  BISI-228 ini mendatangkan berkah bagi petani. Selain mendapatkan bantuan sarana prasarana, desa ini juga mendapatkan bantuan benih kualitas hibrida BISI-228 seluas 790 hektare. Tak hanya itu mereka juga mendapat bantuan pupuk untuk jagung per hektarnya 50 kg.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang Budiar mengatakan topografi Malang selatan hampir sama dengan daerah Jawa Tengah yang lokasinya seperti tadah hujan, sangat cocok sekali ditanami jagung pada bulan Oktober dan Maret .

“Untuk produksi jagung tahun 2017 itu sebesar 289 ribu ton, kemudian di tahun 2018 itu sekitar 272 ribu ton. Tahun 2018 ada penurunan, itu disebabkan oleh musim kemarau yang cukup panjang pada tahun 2018. Kemudian target kita tahun 2019 adalah sebesar 300 ribu ton. Mudah mudahan kita bisa mencapai target 300 ribu ton tersebut,” ujar Budiar.

Dia berharap kepada gapoktan, poktan dan para mantri tani untuk dapat membantu merealisasikan target sebesar 300 ribu ton ini. Menurut Budiar, pihaknya menargetkan swasembada pangan di tahun 2021.

Dia pun berharap kepada Ditjen PSP Kementrian Pertanian memberikan bantuan berupa alsintan, embung, dan pipanisasi. “Itu masih kita butuhkan untuk terus meningkatkan hasil panen,” pungkasnya.

Sementara itu Wakil Bupati sekaligus Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kab Malang Abdul Rachman menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak, khususnya kepada Kementrian Pertanian melalui Sekretaris Ditjen PSP dan jajarannya yang telah membuat sukses panen jagung di daerahnya.

“Perlu diketahui bahwa dalam visi madep mantep manetep Kabupaten Malang salah satu misinya meningkatkan daya saing masyarakat Kabupaten Malang. Termasuk masyarakat petani kita, sehingga dengan dibimbing dan dibina oleh para penyuluh, mudah-mudahan keterampilan serta profesionalitas para petani kita semakin baik,” kata Abdul Rachman.

 

Kunjungi BISI di media sosial
PT. BISI International, Tbk
Jl. Raya Surabaya - Mojokerto Km.19 Taman - Sidoarjo 61257 - Jawa Timur - Indonesia
Telp: (031)7882528 - Fax: (031) 7882856 - email: info@bisi.co.id