BISI18       BISI222      BISI12      BISI816      BISI16       BISI2       iklan banner

Garut Penghasil Jagung Terbesar
17 June 2011 pukul 22:45 WIB [ 90 views ]

Sumber: Harian Galamedia (17/06/2011)
Foto : http://www.bandungnewsphoto.com

GARUT,(GM) – Kabupaten Garut termasuk penghasil jagung terbesar di Jawa Barat dengan hasil produksi sekitar 394.000 ton/tahun. Jumlah itu terus merangkak naik dari tahun ke tahun. Pada tahun 2009, kenaikan itu mencapai 43%. Sedangkan pada 2010 naik hingga 47,29%. Hasil itu mengantarkan Kab. Garut menjadi pemasok jagung terbesar untuk Jawa Barat dan Indonesia. Produksi sebanyak itu lebih dominan diserap industri pakan ternak atau industri lainnya yang menggunakan bahan baku jagung. Sedangkan sisanya yakni sekitar 55.000 ton/tahun dikonsumsi masyarakat.

Menurut Bupati Garut, H. Aceng H.M. Fikri, S.Ag., Kab. Garut pantas menjadi produsen jagung terbesar di Jawa Barat mengingat 65% penduduknya bermata pencaharian petani. Pernyataan itu disampaikan bupati dalam sambutannya pada acara “Temu Lapang Panen Jagung Hibrida” di Kp./Desa Pasanggrahan, Kec. Sukawening, Kab. Garut, Kamis (16/6).

Namun sayang, tambahnya, sekitar 70% petani di Kab. Garut masih berstatus sebagai petani guram alias tidak memiliki lahan sendiri. Untuk itu bupati akan mengupayakan penggarapan lahan milik Perhutani, serta memanfaatkan lahan tidur yang selama ini jumlahnya cukup luas namun tidak produktif, sehingga tidak mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat. Dalam waktu dekat pihaknya akan memerintahkan camat dan SKPD terkait untuk mengidentifikasi lahan tidur supaya diperoleh data akurat.

Bupati juga akan menyosialisasikan teknologi tepat guna agar produksi hasil pertanian, khususnya tanaman jagung semakin berlipat. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan perbankan agar memprioritaskan kucuran dana kredit usaha rakyat (KUR) bagi petani. Selebihnya bupati juga akan meminta pemasok bibit jagung agar bersedia membantu pemasaran.

Tanaman jagung memang sangat cocok dengan iklim Kab. Garut. Jenis tanaman palawija ini tumbuh subur tak hanya pada lahan garapan petani, tapi juga di sembarang tempat. Hal itu dikatakan Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Garut, Ir. H. Tatang Hidayat.

Menurutnya, pantas jika Kab. Garut dijuluki sebagai “Zona Corn Belt”. Bahkan kadis yakin, hasil produksi tanaman jagung akan terus berkembang mengingat harga pasar dunia cukup tinggi yakni sekitar Rp 3.100 hingga Rp 3.200/kg. Harga ini jauh lebih tinggi dari harga pasar lokal, yakni sekitar Rp 2.700 hingga Rp 2.800/kg.

Sebelum memanen jagung, bupati sempat mengunjungi stan pameran makanan ringan hasil olahan kelompok wanita tani (KWT) di Kec. Sukawening. Sambil berdialog dengan kelompok tani, bupati juga sempat mencicipi cemilan yang terbuat dari bahan baku jagung dan singkong. Selanjutnya bupati berkesempatan memanen jagung super jenis hibrida Bisi-816 dan jagung hibrida Sejahtera Bisi-16. (aji)

Kirim komentar Facebook atau bagikan dengan
twitter share button Share Garut Penghasil Jagung Terbesar on Google+