BISI18       BISI222      BISI12      BISI816      BISI16       BISI2     iklan-banner-rambo-2

BNI beri kredit kemitraan petani jagung
17 December 2011 pukul 05:53 WIB [ 148 views ]

Sumber : http://www.bisnis.com (16/12/2011)

JAKARTA: PT Bank Negara Indonesia Tbk menyalurkan fasilitas kredit kemitraan Rp1,1 miliar kepada petani jagung di desa Payo, Solok, Sumatra Barat dengan total luas lahan 76,5 ha.

Penyaluran tersebut juga bekerja sama dengan PT Citra Nusantara Mandiri, nasabah Bank Negara Indonesia (BNI) yang menjadi induk semang dari 107 petani jagung di wilayahnya.

Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan Penyaluran tersebut merupakan bagian dari program Kampoeng BNI yang kini fokus pada sentra produksi jagung.

“Pola penyaluran kredit melalui kelompok usaha atau cluster  lebih efektif, mudah dalam pengawasan dan pembinaan. Dari program Kampoeng BNI sebelumnya, terbukti konsep ini memberi dampak langsung pada peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat,” ujar Gatot dalam siaran pers yang diterima Bisnis, hari ini.

Dia mengatakan dalam program Kampoeng BNI, selain fasilitas pembiayaan, perseroan juga membekali petani dengan pengetahuan dan keterampilan guna optimalisasi usaha.

Program pelatihan yang telah diberikan antara lain pembuatan kerajinan bonggol jagung, bunga kering dan pemanfaatan tanaman jagung untuk pakan ternak.

Gatot menambahkan BNI juga memberikan bantuan sarana dan prasarana pendukung kegiatan usaha kelompok tani jagung, seperti gapura, bale-bale dan pendopo pertemuan.

“Sebelumnya, usaha pertanian warga desa Payo hanya mengandalkan tananam kunyit untuk dijual daunnya dengan panen 2 bulan sekali,” jelasnya. (faa)

Kampoeng BNI Kini Hadir di Solok

Sumber : http://www.infobanknews.com (16/12/2011)

Dalam membantu mengembangkan usaha rakyat di Tanah Air, BNI membuka program Kampoeng BNI, yang kali ini dihadirkan unu menjadi sentra produksi Jagung yang berlokasi di Desa Payo, Solok, Sumatera Barat. Paulus Yoga

Solok–PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk (BNI) mengembangkan sentra usaha kecil dengan konsep Kampoeng BNI, yaitu penyaluran pembiayaan dan pembinaan kepada kelompok usaha sejenis secara cluster di suatu daerah, yang kali ini dihadirkan di Desa Payo, Solok, Sumatera Barat, sebagai sentra Jagung.

Program kemitraan Kampoeng BNI Sentra Produksi Jagung di Desa Payo, Solok, Sumatera Barat tersebut diresmikan oleh Menteri Pertanian RI Suwono, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo, di Desa Payo, Kota Solok, Sumatera Barat, Jumat 16 Desember 2011.

Pengadaan sentra produksi Jagung tersebut dilakukan BNI dengan bekerjasama dengan PT Citra Nusantara Mandiri (CNM), salah satu nasabah yang menjadi bapak angkat dari 107 petani jagung. Kepada para petani, BNI telah menyalurkan fasilitas pembiayaan berupa kredit kemitraan sebesar Rp1,1 miliar dengan total luas lahan pertanian jagung 76,5 ha.

Dalam siaran persnya, Gatot mengatakan, pola penyaluran kredit program kemitraan melalui kelompok usaha atau cluster seperti ini memiliki banyak kelebihan dan keunggulan, yaitu lebih efektif dalam penyaluran kredit, lebih mudah dalam pengawasan dan lebih mudah dalam pembinaan.

“Strategi seperti ini yang akan terus BNI kembangkan karena dapat langsung bersentuhan dengan pemberdayaan ekonomi rakyat. Dari program Kampoeng BNI sebelumnya, terbukti konsep ini memberi dampak langsung pada peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat,” tandasnya.

Seperti program Kampoeng BNI lainnya, di sini BNI tidak hanya memberikan fasilitas pembiayaan, tetapi juga memberikan pembekalan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengoptimalkan usaha atau yang kita kenal dengan capacity building.

Program pelatihan yang telah diberikan, antara lain dalam hal kerajinan bonggol jagung, bunga kering dan pemanfaatan tanaman jagung untuk pakan ternak. Tujuan utama program ini adalah untuk mengangkat perekonomian masyarakat.

“Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BNI dalam pengembangan dan pemberdayaan usaha rakyat. Pola penyaluran kredit kepada kelompok usaha secara cluster seperti ini juga telah dikembangkan BNI di daerah-daerah lainnya dan sejauh ini sudah menunjukkan keberhasilan yang menggembirakan,” imbuh Gatoto.

Adapun program Kampoeng BNI lainnya yang sudah dilakukan bank pelat merah tersebut berlokasi di Subang, Jawa Barat, untuk kelompok usaha peternakan sapi dan pemerahan susu. Kampoeng BNI di Imogiri, Yogyakarta, untuk kelompok usaha budidaya kacang mete dan ulat sutra.

Kampoeng BNI di Ciamis, Jawa barat, untuk kelompok usaha pertanian jagung.

Kampoeng BNI di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, untuk kelompok usaha tenun songket.

Kampoeng BNI Lumajang, Jawa Timur, untuk kelompok usaha budidaya pisang.

Kampoeng BNI di Lamongan, Jawa Timur, untuk kelompok usaha nelayan.

Kampoeng BNI di Kamasan, Klungkung Bali, untuk usaha kerajinan seni Bali. (*)

Kirim komentar Facebook atau bagikan dengan
twitter share button Share BNI beri kredit kemitraan petani jagung on Google+