BISI18       BISI222      BISI12      BISI816      BISI16       BISI2     iklan-banner-rambo-2

2014, Sygenta pasarkan jagung transgenik
3 November 2011 pukul 04:45 WIB [ 42 views ]

Sumber : www.kabarbisnis.com (02/11/2011)

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Syngenta Indonesia, perusahaan mutlinasional di bidang benih dan obat pertanian, menargetkan pada 2014 mendatang sudah mampu mengomersialkan benih jagung transgenik. Untuk saat ini, masih dalam tahap penelitian.

Development Head Sygnenta Indonesia Midzon Johanis menjawab kabarbisnis.com, Selasa malam (1/1/2011), mengatakan, petani Filipina sudah lebih dahulu mengadopsi jagung transgenik sejak tiga tahun lalu. Merujuk pengalaman petani jagung di Filipina, produktivitas petani jagung meningkat hingga 10 ton per hektare (ha) dari sebelumnya 2 ton per ha.

Berbeda dengan benih hibrida, menurut Midzon, benih jagung transgenik yang ditanam sudah memasukkan gen yang tahan terhadap serangan penggerak batang dan tongkol. Benih ini juga tahan insektisida pembasmi rumput. Lahan jagung akan terlihat bersih sehingga potensi pertumbuhan tanaman jagung lebih besar. Pasalnya tidak perlu berebut nutrisi dengan rumput liar.

Namun untuk menerapkan jagung dengan benih transgenik di Indonesia, Midzon mengakui, hal itu tidaklah mudah. Menurutnya, pemerintah akan meminta sejumlah uji penelitian berjenjang baik dari Tim Penilai dn Pelepas Varietas (TP2V) dan Komisi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetika (KKH). “Saat ini masih dalam tahap awal,” ujar Midzon.

Sesuai Permentan No 061/2011 , setiap produk varietas transgenik yang diujikan harus memenuhi standar mutu varietas yang memenuhi tiga aspek keamanan, yakni keamanan lingkungan, pangan, dan papan. KKH dapat merekomendasikan kepada pemerintah menolak varietas transgenik untuk dikomersialkan apabila dalam penelitian tidak memenuhi standar. Misalkan keamanan pangan, yang dinilai dampaknya akan merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

Midzon menjelaskan, penerapan bioteknologi pertanian sudah merupakan keharusan guna meningkatkan produktivitas tanaman seiring pesatnya pertumbuhan penduduk dunia. Pangan selalu menjadi persoaalan serius bagi dunia, apabila tidak dibarengi riset yang mampu mendongkrak produktivitas.

Karenanya Syngenta Corp mengeluarkan investasi US$ 2 juta per hari khusus untuk kebutuhan riset . kbc11

Kirim komentar Facebook atau bagikan dengan
twitter share button Share 2014, Sygenta pasarkan jagung transgenik on Google+